kumparan
21 Okt 2017 7:17 WIB

Putri Reema, Perempuan Pertama yang Pimpin Federasi Olahraga di Saudi

Reema binti Bandar Al Saud (Foto: Fayez Nureldine/AFP Pool/AFP)
Arab Saudi mengangkat seorang perempuan untuk menjadi ketua Federasi Olahraga Komunitas Saudi. Putri Reema binti Bandar, terpilih menjadi perempuan pertama untuk memimpin pengelolaan kegiatan olahraga pria dan wanita di kerajaan Muslim sangat konservatif itu.
ADVERTISEMENT
Seperti dilansir Reuters, pihak penyelenggara olahraga bagi wanita pada Jumat (20/10) mengatakan, terpilihnya Putri Reema ini diharapkan bisa menarik minat perempuan untuk terjun ke dunia olahraga.
Putri Reema dibesarkan di Amerika Serikat. Ia merupakan putri mantan duta besar Saudi untuk AS. Putri Reema dinobatkan untuk memimpin olahraga di Saudi pada minggu lalu.
Sebelumnya, Putri Reema memimpin badan olahraga bagian perempuan. Dia memperjuangkan perizinan sarana olahraga dan klub olahraga perempuan. Sebab Saudi merupakan negara yang melarang peremupuan berolahraga dengan pria.
Lina Al Maeena, salah satu pendiri Jeddah United --klub basket perempuan swasta pertama di Saudi pada tahun 2003, mengatakan bahwa penunjukan Putri Reema tersebut memiliki arti yang sangat penting.
"Ini akan mengubah stereotip karena pengangkatannya dalam peran tersebut sebagai kepala (olahraga) dua gender," kata Lina.
ADVERTISEMENT
Peran perempuan dalam olahraga telah lama menjadi isu kontroversial di Saudi. Perempuan tidak dapat berolahraga dengan pria, sementara fasilitas olahraga umum untuk perempuan tidak ada. Bahkan, Saudi tidak mengirim perempuan ke Olimpiade sampai tahun 2012.
Keadaan tersebut berimbas pada kesehatan perempuan di Saudi. Sekitar 44 persen perempuan di Saudi tergolong obesitas, bahkan memiliki tingkat obesitas dan diabetes tertinggi di dunia.
Reema binti Bandar Al Saud (Foto: Dok. thnk.org)
Susan Turner, kepala eksekutif NuYu --jaringan pusat kebugaran perempuan pertama kerajaan, mengatakan penunjukan Putri Reema akan membawa kesehatan perempuan ke arah yang baik.
"Semua orang berhak mengakses fasilitas ini dan menjaga kesehatan mereka. Perempuan menyadari bahwa jika mereka tidak melakukan (olahraga), itu hanya membawa statistik dan fakta tersebut pada sorotan," kata Turner.
ADVERTISEMENT
Penunjukan Putri Reema ini dilakukan di tengah serangkaian perubahan bagi wanita di Saudi, yang dipuji sebagai kecenderungan baru. Belum lama ini, Saudi juga memberikan perempuan hak berkendaraan dan mendorong lebih banyak perempuan bekerja.
Namun, sistem perwalian, tempat anggota keluarga laki-laki harus memberikan izin kepada perempuan untuk belajar, melakukan perjalanan dan kegiatan lain, masih berlaku.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan