Perawatan, Patung Selamat Datang, Asian Games

Pengusaha, Pemerintah, Rakyat: Siapa Sutradara Penentu Kota?

JJ Rizal
Sejarawan. Pengelola penerbit Komunitas Bambu.
3 Februari 2022 12:59 WIB
·
waktu baca 9 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Harus diakui bahwa Sukarno, dengan caranya sendiri, mengubah Jakarta dari kota kolonial menjadi kota nasional. Setelah menahan diri untuk mewujudkan mimpinya sebagai architect of nation sejak kembali dari Yogyakarta pada akhir 1949 karena sistem parlementer yang menempatkannya semata sebagai simbol pemerintahan, mulai 1959 Sukarno mengubah struktur fisik kota warisan Belanda berdasarkan pendekatan simbolis: ia menghiasi ruang dengan monumen dan patung-patung.
Betapa sulitnya Sukarno menahan diri untuk tidak bicara tentang Jakarta terlihat pada serangkaian debat panas selama 1957 sampai 1959 dengan Gubernur Sudiro tentang arah pembangunan Jakarta. Sambil terus mendorong peralihan sistem ke Demokrasi Terpimpin sejak 1957, Sukarno membenturkan pandangan utopia kontemporer ala arsitek Corbusier untuk mencapai tujuan revolusi Indonesia via arsitektur, terhadap Master Plan kota Jakarta yang ambisius yang sudah dimulai Sudiro sejak 1956.
Perdebatan itu sering disebut menunjukkan banyaknya tantangan yang dihadapi tim gabungan perencana kota Jakarta yang anggotanya dari Indonesia, Amerika, serta Inggris. Tetapi, Susan Blackburn dalam evaluasi besarnya tentang sejarah Jakarta di buku Sejarah 400 Tahun Jakarta (2011), menyebut, “Jika ditinjau lagi, tampaknya orang Jakarta beruntung karena sebagian Master Plan itu tidak terlaksana, mengingat dibuat tanpa melibatkan dan berkonsultasi dengan mereka yang jelas-jelas akan terpengaruh, seperti nasib kampung, perumahan tempat tinggal sebagian besar warga Jakarta yang tidak jelas selain dihancurkan.”
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten