• 3

Bermasalah, Baterai MacBook Pro Baru Tidak Konsisten

Bermasalah, Baterai MacBook Pro Baru Tidak Konsisten



MacBook Pro

Apple MacBook Pro. (Foto: Life pf Pix via Pexels (CC0 Public Domain))

Laptop MacBook Pro terbaru dari Apple memang terlihat keren berkat kehadiran Touch Bar. Tetapi laptop ini disebut memiliki masalah pada baterai yang mengganggu kenyamanan konsumen dan tidak masuk dalam daftar produk rekomendasi.
Majalah itu adalah Consumer Reports yang sejak 1936 mengulas produk konsumen di Amerika Serikat. Dalam ulasannya, Consumer Reports mengatakan MacBook Pro memiliki masalah daya baterai yang tidak konsisten.
MacBook Pro menjadi produk pertama dari Apple yang tidak mendapat predikat 'direkomendasikan' oleh Consumer Reports. Mereka menguji seluruh model MacBook Pro, yaitu MacBook Pro 13 inci tanpa Touch Bar, dan dua model 13 serta 15 inci dengan Touch Bar. Touch Bar sendiri merupakan fitur baru yang mengintegrasikan teknologi layar sentuh ke dalam sisten keyboard fisik laptop.

Touch Bar MacBook Pro

Fitur Touch Bar pada MacBook Pro produksi 2016. (Foto: Apple)

Dalam pengujian yang dilakukan Consumer Reports, daya baterai dari MacBook pro tidak konsisten dari pengujian pertama hingga yang berikutnya.
Dalam tiga model yang diuji, laptop 13 inci dengan Touch Bar mampu bertahan 16 jam dalam tes pertama, kemudian 12,75 jam dalam tes kedua, dan hanya 3,75 jam dalam tes ketiga.
Laptop 13 inci tanpa Touch Bar bertahan 19,5 jam dalam tes pertama, tapi hanya 4,5 jam dalam tes selanjutnya. Sementara untuk laptop 15 inci mampu bertahan 18,5 jam hingga 8 jam.
Consumer Reports menguji daya baterai MacBook Pro dalam kegiatan sehari-hari, mereka menyalakan layar laptop dan browsing internet menggunakan Google Chrome. Mereka menyatakan update terbaru dari software MacBook Pro juga tidak dapat mengatasi masalah ini.
Sejak diluncurkan, MacBook Pro memang sudah mendapat beberapa komplain terkait masalah daya baterai. Business Insider ikut menguji daya baterai dari MacBook Pro, yang diketahui hanya bertahan selama delapan jam, berbeda dua jam dari yang dijanjikan Apple dalam detail spesifikasi.
Setelah komplain-komplain bermunculan, Apple melepas pembaruan sistem operasi Mac OS Sierra yang menghapus indikator baterai tersisa dari sistem. Apple mengatakan bahwa kalkulasi daya baterai dari MacOS menjadi tidak akurat.
"Ketika mengkombinasikan cara yang berbeda dari orang-orang yang menggunakan Mac sehari-hari, penghitungan sisa hidup daya baterai yang ditampilkan menjadi kurang akurat," ujar juru bicara Apple kepada Business Insider.

TeknologiAppleLaptopMacBook

500

Baca Lainnya