• 1

'Kecepatan Internet Penting untuk Kualitas Hidup'

'Kecepatan Internet Penting untuk Kualitas Hidup'



Smartphone

Ilustrasi ponsel Android. (Foto: CC0 Public Domain)

Internet bergerak menjadi salah satu komponen terpenting dalam kehidupan setelah manusia sangat bergantung pada teknologi ini untuk bekerja, interaksi sosial, dan mencari informasi yang tak terbatas tempat juga waktu.
Salah satu negara yang terletak di Amerika Utara, Kanada, telah mengakui dan menyatakan akses internet pitalebar sebagai "layanan telekomunikasi dasar" dan harus dapat diakses oleh setiap warganya. Layanan yang masuk dalam kategori "dasar" dinilai pemerintah dapat memengaruhi kualitas hidup.
Sebelumnya, Komisi Radio-Televisi dan Telekomunikasi Kanada (CRTC), hanya menyediakan akses telekomunikasi luas untuk layanan telepon kabel, hingga kemudian terjadi perubahan ketika pemerintah menginvestasikan dana 750 juta dollar AS untuk memperluas jaringan internet ke daerah pedesaan.
CRTC menyebut ini sebagai target ambisius, tak mudah dicapai dan memerlukan banyak uang, tetapi negara percaya masa depan akan sangat memanfaatkan akses internet.
"Masa depan dari ekonomi, kemakmuran, dan masyarakat kami, membuat kami menciptakan tujuan yang ambisius, dan untuk menghubungkan seluruh warga Kanada di abad ke-21 ini," ujar pimpinan CRTC, Jean-Pierre Blais seperti dilansir The Verge. "Konektivitas berkualitas tinggi dan andal sangat penting untuk kualitas hidup warga dan kemakmuran ekonomi Kanada."
Sebagai bagian dari layanan telekomunikasi dasar dan penting, CRTC juga menetapkan target baru untuk kecepatan unduh dan unggah.
Untuk layanan broadband yang telah ditetapkan, seluruh warga bisa mengunduh data sekitar 50 Mbps dan 10 Mbps untuk unggah. Akses itu sepuluh kali lebih cepat dari target di tahun 2011.
Fokus pembangunan infrastruktur ini akan berlangsung di daerah yang kurang terlayani. Pemerintah akan menunjuk pihak ketiga untuk menggarap hal itu.
Sementara itu untuk cakupan perangkat mobile, target pemerintah tak terlalu ambisius, yaitu akses internet untuk perangkat mobile di kota-kota dan koridor-koridor transportasi.
Sekitar 2 juta rumah di Kanada, atau 18 persen dari populasi di sana, saat ini tidak memiliki akses kecepatan yang ditargetkan CRTC. Dengan dana 750 juta dollar AS yang dikucurkan pemerintah, diharapkan masalah ini dapat diatasi dengan membangun infrastruktur pendukung. Dana itu akan didistribusikan selama lima tahun, dengan target 90 persen warga Kanada dapat mengakses internet super cepat pada 2021.
Salah satu rencana lainnya adalah mendukung perangkat komunikasi untuk penyandang tunarungu dan tunawicara yang ditargetkan bisa dikerjakan selama enam bulan.
Kanada sudah gerak cepat menyebar konektivitas internet di seantero negara. Indonesia sejatinya juga memiliki program serupa bernama Rencana Pitalebar Indonesia (RPI) yang direalisasikan dalam proyek Palapa Ring untuk membangun jaringan serat optik agar seluruh kabupaten/kota mendapatkan akses telekomunikasi pada 2019.

TeknologiKomunikasi InternetTelekomunikasi

500

Baca Lainnya