• 0

Setop Bikin Mobil, Google Fokus Garap Teknologi Otonom

Setop Bikin Mobil, Google Fokus Garap Teknologi Otonom


Rencana jangka panjang Alphabet sang induk Google dalam pengembangan kendaraan otonom kini makin jelas. Proyek Google yang memproduksi mobil mandiri akan dihentikan, dan mereka memilih fokus mengembangkan dari aspek teknologi di bawah bendera perusahaan baru.

Proyek kendaraan tanpa sopir Alphabet tersebut digarap oleh entitas usaha baru bernama Waymo. Perusahaan tersebut saat ini berada dalam divisi Google X yang melakukan penelitian dan pengembangan proyek ambisius Alphabet. Kemudian, ia akan menjadi unit dari Alphabet dan selanjutnya beroperasi sebagai perusahaan independen.

Waymo akan dipimpin oleh John Krafcik sebagai CEO. Ia menegaskan kepada Reuters, bahwa Waymo akan fokus pada teknologi dan tidak memiliki kepentingan dalam memproduksi mobil-mobil tanpa sopir. Hal ini sesuai dengan laporan sebelumnya yang menyebut Alphabet akan mencari mitra pembuat kendaraan, ketimbang membangun sendiri.

Mobil Google

Mobil mungil tanpa setir dan tanpa pedal hasil pengembangan Google. (Foto: Google Self-Driving Car Project)

Dari pernyataan ini terlihat fokus Waymo untuk mengembangkan sistem deteksi memadukan teknologi radar, kamera, GPS, dan sensor lain, agar mobil bisa beroperasi secara otonom. Teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk transportasi publik, truk, ride-sharing, sampai kendaraan pribadi.

Ia mengatakan teknologi kendaraan otonom Google telah mencapai titik perubahan besar. "Kami sudah semakin dekat untuk membawa teknologi ini ke publik," ujar Krafcik yang belum mengungkapkan kapan masyarakat bisa mencoba kendaraan tersebut.

Memisahkan operasional Waymo disebutnya dapat memberikan yang terbaik untuk dirinya dan untuk induk usaha, namun tetap memiliki keuntungan sebagai sebuah perusahaan rintisan.

Sejak diuji pertama kali pada 2015 lalu, kendaraan mobil mungil Google telah melahap miliaran kilometer dalam simulasi, dan jutaan kilometer dalam uji coba di jalan publik dalam mode otonom.

Google juga sedang menguji teknologi ini di Washington, California, Arizona, dan Texas, AS.

Menurut Krafcik, beberapa teknologi kendaraan otonom yang dikembangkan oleh Waymo, termasuk pada Fiat chrysler seri minivan Pacifica, akan tetap memiliki setir dan pedal untuk memenuhi regulasi yang berlaku di banyak negara.

Google sebelumnya telah bekerja sama dengan perusahaan otomotif, Fiat Chrysler, untuk bersama-sama mengintegrasikan sistem otonom ke dalam 100 mobil.

InovasiTeknologiGoogleMobilOtomotif

500

Baca Lainnya