• 1

Smartfren Tak Lagi Sebar Sinyal CDMA 1900 Pengganggu GSM

Smartfren Tak Lagi Sebar Sinyal CDMA 1900 Pengganggu GSM


Perusahaan telekomunikasi Smartfren resmi mematikan sinyalnya yang memanfaatkan spektrum frekuensi 1.900 MHz dan mengembalikannya ke negara pada Rabu (14/12). Dengan begini, tak ada lagi sinyal CDMA Smartfren yang mengganggu jaringan milik operator GSM.

Di spektrum 1.900 MHz ini, sebelumnya Smartfren memanfaatkan teknologi Personal Commmunication System (PCS) 1900 yang berbasis CDMA. Sinyal yang dipancarkan dari teknologi ini telah mengganggu sinyal 3G yang beroperasi di spektrum 2.100 MHz oleh operator GSM.

Pada 2015, Smartfren diperintahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang masih dipimpin Tifatul Sembiring, untuk beralih dari 1.900 MHz ke spektrum 2.300 MHz.

Ilustrasi pengguna ponsel pintar

Ilustrasi pengguna ponsel pintar. (Foto: JÉSHOOTS via Pexels (CC0))

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail mengatakan, langkah Smartfren mengembalikan frekuensi 1.900 MHz ini merupakan bagian penataan pita frekuensi seluler nasional.

Ismail melanjutkan, selanjutnya Kemenkominfo akan melakukan sisa frekuensi yang tersisa dari spektrum 2.100 MHz yang sebelumnya terganggung oleh PCS 1900 Smartfren.

Ditjen SDPPI dijanjikan Ismail juga "terus melakukan pengawasan dan pengendalian pita frekuensi 1.900 MHz secara terus menerus untuk memastikan tidak adanya potensi gangguan yang merugikan pada pita frekuensi 2,1 GHz."

Direktur Utama Smartfren, Merza Fachys berkata, relokasi frekuensi dari 1.900 MHz ke 2.300 Mhz ini telah dilakukan secar bertahap sejak November 2016 dengan mengurangi sumber daya pita frekuensi.

Smartfren sejauh ini fokus mengembangkan layanannya yang berbasis 4G LTE ketimbang layanan CDMA yang mereka adopsi sejak awal.

NewsTeknologi Internet

500

Baca Lainnya