Pencarian populer
USER STORY
17 Mei 2018 15:56 WIB
1
0

Joan Wirolinggo, Sang Seniman Animasi

Joan Wirolinggo merupakan seorang seniman visual animasi asal Indonesia yang kini sedang mengejar karirnya di California, Amerika Serikat.

Joan Wirolinggo Seniman Visual Animasi

Joan Wirolinggo adalah seorang seniman visual animasi yang saat ini bekerja sebagai Junior Marketing Illustrator di Baobab Studios, California, Amerika Serikat. Bersama Baobab Studios, Joan terlibat dalam pengerjaan proyek film animasi berbasis realitas virtual. Selain itu, Joan juga bekerja lepas di bidang ilustrasi, konsep, dan animasi.

Wanita kelahiran 27 Juli 1988 ini mulai tertarik dalam seni visual animasi sejak masa kanak-kanak. Saat menghabiskan masa kecilnya di Bekasi, Joan banyak menonton film kartun seperti Lion King, My Neighbour Totoro, Beauty and the Beast, dan Doraemon yang menjadi inspirasinya dalam menimba studi serta berkarir di dunia animasi.

Seusai menempuh pendidikannya di SMA Marsudirini, Bekasi, Joan mengikuti kursus pelatihan animasi di Digital Studio College, Jakarta. Di saat itulah, dirinya mulai tertarik ke industri animasi.

Pada 2006, Joan memutuskan untuk mengejar studi animasinya ke Amerika Serikat, tepatnya di Green River Community College, Auburn.

Kemudian pada 2008, Joan melanjutkan studinya di Academy of Art University, San Francisco dengan mengambil jurusan Illustration. Di saat inilah Joan jatuh cinta ke dunia visual animasi. Menurut Joan visual animasi dapat mengakomodasi minatnya dalam menggambar, melukis, dan desain serta dapat menjadi medium untuk bercerita.

Seusai lulus pada 2012, Joan menjajal bekerja lepas sebagai ilustrator, terutama dalam mendesain buku anak-anak.

Ia kemudian kembali lagi ke Academy of Art University untuk mengejar gelar master-nya di Visual Development. Pada saat itu, Joan mulai menggarap beberapa proyek animasi seperti purwarupa permainan seluler ‘Han’s Treasure’ serta visual animasi ‘Hazel – Nut Story’ dan ‘Lisa the Brave.’

Joan pun mampu menorehkan beberapa penghargaan seperti MFA Best Drawing di pameran Spring Show 2015, Academy of Art University dan MFA Best Environment Design dan MFA Best Mobile Game Design pada Spring Show 2017.

Setelah mendapat gelar Master of Fine Arts (MFA) pada 2017, Joan pun langsung direkrut oleh studio animasi HouseSpecial. Di HouseSpecial, dirinya terlibat dalam proyek animasi stop motion.

Pada tahun yang sama, Joan juga bergabug ke Baobab Studios. Baobab Studios adalah perusahan animasi yang bergerak di realitas virtual. Salah satu film animasi-nya yang terkenal adalah ‘Invasion!’ yang mendapat penghargaan 2017 Daytime Emmy Winner for “Outstanding Interactive.”

Menurut Joan, dunia animasi akan selalu berkembang dan menembus batasan-batasan baru. Saat ini, tren animasi mengarah ke interaktifitas seperti realitas virtual. Joan menjelaskan animasi berbasis realitas virtual memberikan ruang kreasi baru di mana para penontonnya akan dapat menikmati hiburan yang lebih menarik.

Ketika ditanya niatnya untuk kembali ke Indonesia, Joan mengatakan bahwa dirinya berencana kembali ke Tanah Air sesudah mendapat pengalaman yang cukup di AS. Joan berharap dirinya dapat membuat film animasi yang dapat dinikmati penonton Indonesia.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.31