Kapal PBB Angkut Biji-bijian dari Ukraina ke Ethiopia untuk Atasi Kelaparan

Segala informasi soal bisnis, mulai rumor pasar hingga kabar terbaru dunia bisnis.
Konten dari Pengguna
16 Agustus 2022 13:12
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kekeringan di Ethiopia. Foto: WORLD FOOD PROGRAMME via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Kekeringan di Ethiopia. Foto: WORLD FOOD PROGRAMME via Reuters
ADVERTISEMENT
Sebuah kapal sewaan PBB memuat 23.000 metrik ton biji-bijian Ukraina dan membawanya menuju Ethiopia dari pelabuhan Laut Hitam. Pengiriman tersebut merupakan sebuah program untuk membantu negara-negara yang menghadapi kelaparan.
ADVERTISEMENT
Diberitakan Aljazeera.com, menurut gubernur regional Maksym Marchenko, kapal tersebut berangkat dari pelabuhan Yuzhne di Ukraina dan akan berlayar ke Djibouti, di mana biji-bijian akan dibongkar dan dipindahkan ke Ethiopia di bawah inisiatif Program Pangan Dunia.
Ukraina dan Rusia mencapai kesepakatan dengan Turki pada 22 Juli untuk memulai kembali pengiriman biji-bijian Laut Hitam. Hal tersebut sebagai upaya dalam mengatasi gangguan ekspor utama yang telah terjadi sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari.
Adapun alasan biji-bijian tersebut menuju Ethiopia, karena negeri itu salah satu dari lima negara yang dianggap PBB berisiko kelaparan.
Namun, sumber Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan kapal itu masih berlabuh, dan pencarian di Lalu Lintas Laut memastikan Komandan Brave masih ditambatkan.
ADVERTISEMENT
Menteri Infrastruktur Ukraina Oleksandr Kubrakov berada di Yuzhne untuk mengawasi pemuatan kapal. “Saya berharap kapal lain yang dicarter oleh World Food Programme akan datang ke pelabuhan kita. Saya berharap segera ada dua, tiga kapal lagi,” katanya.
Kargo tersebut didanai dengan sumbangan dari WFP, Badan Pembangunan Internasional AS, dan beberapa donor swasta.