Krisis Susu Bayi, Pesawat Militer AS Angkut Susu Formula dari Jerman

Segala informasi soal bisnis, mulai rumor pasar hingga kabar terbaru dunia bisnis.
Konten dari Pengguna
24 Mei 2022 14:45
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pesawat militer AS tinggalkan Aceh Foto: Irwansyah Putra/ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat militer AS tinggalkan Aceh Foto: Irwansyah Putra/ANTARA
ADVERTISEMENT
Sebuah pesawat militer Amerika Serikat atau AS tiba di Indianapolis dengan pengiriman pertama susu formula dari Jerman pada Minggu (22/5). Susu tersebut untuk membantu mengatasi kekurangan susu bayi di AS.
ADVERTISEMENT
Menurut Gedung Putih, pesawat kargo lepas landas dari pangkalan udara AS di Ramstein, Jerman, membawa lebih dari 70.000 pon (35.380 kilogram) susu formula bubuk.
Upaya ini adalah pertama kalinya dari beberapa penerbangan yang disahkan oleh Presiden AS Joe Biden di bawah Operation Fly Formula. Diharapkan berlangsung akhir pekan ini dan membantu mengurangi kekurangan yang semakin terjadi.
Karena tidak ada penerbangan komersial yang tersedia, pesawat militer digunakan untuk mengangkut formula batch pertama. Menurut penasihat ekonomi presiden Brian Deese, pengiriman awal akan mencakup sekitar 15 persendari kebutuhan yang mendesak.
“Ini adalah langkah kritis, tetapi jauh dari satu-satunya yang harus diambil. Kami akan tetap bekerja seperti yang diarahkan oleh presiden, mencari setiap peluang untuk meningkatkan pasokan,” jelas Sekretaris Pertanian Tom Vilsack dikutip dari Deutsche Welle, Selasa (24/5).
Ilustrasi susu formula. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susu formula. Foto: Shutterstock
Minggu ini, sekitar 1,5 juta botol 8-ons (237-ml) dari tiga formula bermerek yang berbeda diharapkan tiba.
ADVERTISEMENT
Kekurangan susu formula bayi tingkat medis terjadi di AS karena masalah produksi dan krisis rantai pasokan. Hal ini pun menimbulkan masalah serius bagi ribuan orang tua yang bayinya bergantung pada susu tersebut karena mereka alergi terhadap protein dalam susu sapi.
Pada bulan Februari, pabrik pembuat susu formula terbesar di Amerika Serikat, di negara bagian Michigan, ditutup di tengah kekhawatiran bahwa terjadinya kontaminasi yang disebut telah menyebabkan kematian dua bayi.
Pada hari Minggu, Robert Ford, CEO Abbott Nutrition, pemasok susu formula bubuk terbesar di negara itu, meminta maaf atas kekurangan tersebut dan berjanji akan mengatasinya. Dia memperkirakan bahwa pabrik akan dibuka kembali pada minggu pertama Juni, dan produk akan tiba dalam kurun waktu enam hingga delapan minggu kemudian.
ADVERTISEMENT