50 Contoh Majas Personifikasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
19 April 2022 20:44
·
waktu baca 6 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi mempelajari majas personifikasi. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mempelajari majas personifikasi. Foto: Pixabay.com
ADVERTISEMENT
Istilah majas atau gaya bahasa bukanlah hal baru bagi masyarakat. Salah satu majas yang familier di telinga adalah majas personifikasi. Selain digunakan untuk dalam menulis sastra, majas juga digunakan sebagai selipan bahasa komunikasi sehari-hari.
ADVERTISEMENT
Dengan menggunakan majas, perbincangan dapat terasa hidup dan ekspresif. Selian itu majas membuat obrolan menjadi lebih berwarna dan impresif bagi siapa saja.
Ulin Nuha Masruchin dalam buku Pintar Majas, Pantun, dan Puisi, menjelaskan definisi majas adalah gaya bahasa yang bisa berupa kiasan, ibarat, perumpamaan. Tujuannya adalah untuk mempercantik makna dan pesan dari sebuah kalimat.
Menurut buku Pintar Bahasa Indonesia SD untuk kelas 4,5, dan 6 yang disusun Enung Nuraeni, dkk., majas ialah cara atau gaya penyampaian perasaan penulis dalam berbahasa agar lebih maksimal dan efektif.
Majas sendiri terdiri dari dua bentuk, yakni lisan dan tulisan. Majas lisan biasanya berupa ujaran lisan dari mulut. Sementara majas tulisan umumnya tertulis dalam karya fiksi, cerpen, puisi, sajak, dan lain-lain.
ADVERTISEMENT
Salah satu majas yang sering dipakai masyarakat luas adalah majas personifikasi. Apakah pengertian majas personifikasi? Simak artikel berikut agar lebih memahami arti hingga contohnya.

Pengertian Majas Personifikasi

Ilustrasi mempelajari pengertian majas personifikasi. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mempelajari pengertian majas personifikasi. Foto: Unsplash.com
Dalam bahasa Indonesia, majas dibagi menjadi empat, yaitu Majas Perbandingan, Majas Pertentangan, Majas Sindiran, dan Majas Penegasan. Majas personifikasi merupakan salah satu dari sub-jenis majas perbandingan.
Menyadur dari buku Kumpulan Majas, Pantun, dan Peribahasa plus Kesusastraan Indonesia yang disusun oleh Ernawati Waridah, majas perbandingan adalah gaya bahasa yang menyatakan komparasi antara satu dengan yang lain.
Perbandingan tersebut dapat memberi kesan yang berbeda terhadap pendengar maupun pembaca. Sedangkan pengertian majas personifikasi secara umum, yakni majas yang menggambarkan benda mati seolah-olah seperti manusia.
Mengutip jurnal yang berjudul Majas dan Citraan dalam Novel Kerling Si Janda Karya Taufiqurrahman Al-Azizy karangan Robert Rizki yono dan Mimi Mulyani, pengertian lain dari majas personifikasi menurut pendapat ahli, yakni sebagai berikut:
ADVERTISEMENT

Dele

Majas personifikasi adalah majas yang menggambarkan ciri-ciri manusia terhadap benda mati agar memiliki sifat seolah-olah menjadi benda hidup.

Keraf

Majas personifikasi adalah majas yang menggambarkan barang yang tidak bernyawa, sehingga seolah-olah seperti kemanusiaan.

Tarigan

Majas Personifikasi atau penginsanan adalah majas yang melekatkan sifat-sifat manusia atau insan kepada barang yang tidak bernyawa dan ide yang abstrak.
Selain itu, ada juga majas depersonifikasi yang berbanding terbalik dengan majas personifikasi. Majas depersonifikasi menggambarkan manusia, dengan sifat dari benda mati atau makhluk hidup lainnya.
Agar bisa membedakan majas personifikasi dan depersonifikasi, ada baiknya simak fungsi dan ciri-ciri majas personifikasi dari penjelasan artikel di bawah ini.

Fungsi Majas Personifikasi

Ilustrasi mempelajari majas personifikasi. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mempelajari majas personifikasi. Foto: Unsplash.com
Majas merupakan salah satu unsur yang menarik dalam sebuah bacaan atau produk karya sastra. Setiap sastrawan mempunyai gaya yang berbeda-beda dalam menuangkan setiap ide tulisannya.
ADVERTISEMENT
Sama dengan fungsi majas pada umumnya, majas personifikasi memiliki fungsi untuk memperindah sebuah tulisan dengan membandingkan perilaku atau sifat manusia dengan benda-benda mati.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa fungsi majas personifikasi adalah sebagai berikut:
  • Tulisan atau susunan kalimat menjadi lebih menarik dan unik.
  • Membangun suasana pada suatu karya sastra dengan cara mengajak pembaca membayangkan atau mengangankannya.
  • Memberikan kesan imajinatif dan membangun emosi.
  • Menciptakan rasa memiliki dan hubungan antar-benda mati dengan sekitarnya.
Penerapan Majas Personifikasi dianggap memberikan lebih banyak keuntungan terhadap karya sastra dibandingkan menggunakan gaya bahasa yang umum. Sehingga, majas ini memiliki kelebihan antara lain sebagai berikut:
  • Memberikan rasa kepemilikan lebih besar terhadap benda-benda tak bernyawa ataupun saat melihat makhluk hidup selain manusia di lingkungan sekitar.
  • Majas Personifikasi dapat membuka mata para pembaca dengan berbagai keindahan alam yang mungkin selama ini tidak pernah disadari keberadaannya.
  • Penggunaan Majas Personifikasi dapat mempermudah seseorang menghayati benda di sekitarnya.
Ilustrasi ciri-ciri majas personifikasi. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri majas personifikasi. Foto: Unsplash.

Ciri-ciri Majas Personifikasi

Berdasarkan buku Stilistika oleh Burhan Nurgiyantoro, ciri-ciri majas personifikasi adalah sebagai berikut:
ADVERTISEMENT

1. Menggambarkan sifat manusia pada benda mati

Ciri-ciri ini sering bersinggungan dengan antropomorfisme yang berkaitan dengan psikologi manusia. Menurut bahasa, antropomorfisme adalah sifat-sifat manusia yang diberikan untuk bintang, tumbuhan, atau benda mati lainnya.

2. Melibatkan pancaindra

Pancaindra adalah lima alat perasa yang ada dalam tubuh manusia, seperti melihat, mencium, merasa, meraba, mendengar. Meski bersifat imajinatif, keterlibatan pancaindra ini dapat menciptakan unsur kedekatan manusia terhadap benda-benda di sekitarnya.

Contoh Majas Personifikasi

Ilustrasi membuat majas personifikasi dengan contoh sepatu. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat majas personifikasi dengan contoh sepatu. Foto: Unsplash.com
Ada banyak contoh majas personifikasi dalam produk sastra atau bahkan lirik lagu populer Indonesia.
Berikut contoh majas personifikasi yang dirangkum dari buku Majas, Idiom, dan Peribahasa Indonesia Superlengkap tulisan Ainia Prihantin dan buku Kumpulan Majas, Pantun, dan Peribahasa Plus Kesusastraan Indonesia karangan Ernawati Waridah:
  1. Hujan kembali menari-nari di halaman rumahku.
  2. Lagu-lagu kebangsaan selalu memanggil jiwa nasionalisme kita.
  3. Pesawat terbang itu hilang ditelan Bumi.
  4. Kebangkrutan yang dialami perusahaan itu mencekik leher karyawan.
  5. Angin topan mengamuk dan mencoba merobohkan puluhan rumah penduduk Desa Suluh.
  6. Kami duduk di tepi pantai sambil melihat obak yang saling berkejaran.
  7. Kobaran api melahap puluhan rumah dalam waktu sekejap saja.
  8. Matahari baru saja kembali ke peraduannya, ketika kami tiba di sana.
  9. Kaulah kandil kemerlap, peliat jendela di malam gelap, melambai pulang perlahan, sabar setia selalu (Nyanyi Sunyi, Amir Hamzah)
  10. Bulan dan bintang bercumbu mengiringi suasana malam yang sunyi.
  11. Peluit petugas kereta api menjerit di tengah hiruk pikuk suasana stasiun.
  12. Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba.
  13. Meriak muka air kolam jiwa.
  14. Dan dalam dadaku memerdu lagu, menari-nari seluurh aku (Deru Campur Debu, Chairil Anwar)
  15. Angi membelai rambutnya yang tergerai.
  16. Bulan tersenyum kepada bintang.
  17. Di atas sana ada rembulan yang cantik bagaikan bidadari sedang tersenyum padaku.
  18. Di sekitarku berdiri angin malam yang genit ini sibuk bermain-main dengan rambutku.
  19. Mobil produksi baru ini tampil gagah dan bersahabat.
  20. Alam menangis manakala manusia tidak memedulikannya.
  21. Sepedamu ini tampaknya sudah renta dan minta dimuseumkan.
  22. Pensil itu menari-nari di atas meja.
  23. Angin berbisik lembut menyampaikan salamku padanya.
  24. Gelas itu saling berdendang satu dengan lainnya.
  25. Badai mengamuk dan merobohkan rumah penduduk.
  26. Kereta api tua itu meraung-raung di tengah kesunyian malam.
  27. Aku tertidur lelap dengan nyanyian gemercik air yang menenangkan.
  28. Di tengah kesunyian malam, angin berteriak bising membangunkanku dari mimpi indahku.
  29. Hujan turun dengan derasnya, menyapa alam yang lama gersang.
  30. Aroma kopi yang segar menamparku dengan begitu dahsyatnya.
  31. Cermin tidak pernah bermaksud menakut-nakuti.
  32. Bulan dan bintang menjadi saksi janji setia pasangan yang sedang jatuh cinta.
  33. Sepatu usang itu melindungi kakinya dari kerikil tajam.
  34. Televisi tua itu berkoar-koar menyiarkan berita.
  35. Dahan pohon itu terayun-ayun terbawa arus sungai.
  36. Obat batuk itu menghangatkan tenggorokannya.
  37. Padi menunduk mengucapkan selamat pagi.
  38. Di peluk dingin kemarau yang bermulut sepi.
  39. Dia malam itu, bulan mengintip di balik awan dan ranting-ranting ikut menari mengikuti alunan gendang.
  40. Daya tarik hewan di acara itu membuat kagum seluruh penonton.
  41. Tiang listrik berbaris rapi di sepanjang jalan protokol ibu kota.
  42. Kembang api yang gemerlap menyambut pergantian tahun.
  43. Pohon mangga tebal di taman menutupi semua orang yang panas.
  44. Album memori mengingatkannya pada kisah masa mudanya.
  45. Cabang ayunan pohon berayun di tepi sungai.
  46. Gulma di depan rumah saya menghalangi pandangan jalan.
  47. Bingkisan hadiah itu menggelitik tangan saya untuk segera membukanya.
  48. Genangan lumpur menahan diri sejenak.
  49. Gelang emas itu mencengkeram pergelangan tangannya dengan erat.
  50. Koran lokal menulis kisah perjuangan hidupnya.
ADVERTISEMENT
Itu dia contoh Majas Personifikasi yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga artikel ini membantu kamu dalam memahami dan menggunakan Majas Personifikasi dengan tepat.
(IPT)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·