Konten dari Pengguna

Apa Itu DME Pengganti LPG dalam Upaya Mengurangi Impor Gas?

Kabar Harian
Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
12 November 2025 22:22 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Apa Itu DME Pengganti LPG dalam Upaya Mengurangi Impor Gas?
Apa itu DME pengganti LPG dalam upaya mengurangi impor gas? Simak jawaban berikut ini.
Kabar Harian
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Apa Itu DME Pengganti LPG,Foto:Unsplash/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu DME Pengganti LPG,Foto:Unsplash/Mufid Majnun
ADVERTISEMENT
"Apa itu DME pengganti LPG?" sering menjadi pertanyaan yang muncul ketika membahas upaya pemerintah dalam mencari sumber energi alternatif. Topik ini menarik perhatian karena berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga sehari-hari dan program transisi energi nasional.
ADVERTISEMENT
Pembahasan mengenai hal ini biasanya diarahkan pada bagaimana kebutuhan energi dapat tetap terpenuhi dengan cara yang lebih berkelanjutan dan terjangkau bagi berbagai kalangan.

Apa Itu DME Pengganti LPG ?

Ilustrasi Apa Itu DME Pengganti LPG,Foto:Unsplash/KWON JUNHO
Apa itu DME pengganti LPG sering dikaitkan dengan upaya Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor gas.
Dikutip dari situs esdm.go.id DME atau Dimethyl Ether merupakan senyawa eter paling sederhana yang mengandung oksigen dengan rumus kimia CH₃OCH₃.
Senyawa ini berbentuk gas dan memiliki proses pembakaran yang berlangsung lebih cepat dibandingkan LPG. Secara karakteristik, DME menunjukkan kesamaan baik dari sisi sifat kimia maupun fisika dengan LPG.
Karena kemiripan tersebut, DME dapat dimanfaatkan menggunakan infrastruktur LPG yang sudah tersedia, mulai dari tabung, fasilitas penyimpanan, hingga sistem distribusinya.
ADVERTISEMENT
Salah satu keunggulan penting dari DME adalah fleksibilitas bahan bakunya. DME dapat diproduksi dari berbagai sumber energi, termasuk biomassa, limbah, dan Coal Bed Methane (CBM).
Pengembangan saat ini, batu bara berkalori rendah dianggap sebagai bahan baku yang paling sesuai untuk meningkatkan produksi DME dalam skala besar.
Pemanfaatan batu bara jenis ini juga memberikan nilai tambah karena memanfaatkan sumber daya yang tersedia dalam jumlah melimpah di dalam negeri.
Selain aspek ketersediaan bahan baku, pertimbangan lingkungan menjadi alasan lain pemilihan DME sebagai substitusi energi. DME dikenal mudah terurai di udara sehingga tidak menyebabkan kerusakan lapisan ozon.
Penggunaannya juga dapat menurunkan emisi gas rumah kaca hingga sekitar 20 persen. Sebagai perbandingan, LPG menghasilkan emisi sekitar 930 kg CO₂ per tahun, sedangkan penggunaan DME diperkirakan hanya menghasilkan sekitar 745 kg CO₂ per tahun.
ADVERTISEMENT
Nilai ini menunjukkan kontribusi signifikan dalam mendukung target penurunan emisi karbon dan keberlanjutan energi global.
Sifat yang mirip LPG, ketersediaan bahan baku yang beragam, serta dampak lingkungan yang lebih rendah, DME menjadi opsi menarik dalam strategi diversifikasi energi nasional.
Itulah penjelasan apa itu DME pengganti LPG yang pada akhirnya bukan hanya sekadar alternatif bahan bakar, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian energi nasional. (shr)