Konten dari Pengguna
Soundtrack Suka Duka Tawa, Musik Pilihan yang Membalut Kisah dengan Sempurna
10 Januari 2026 12:39 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
Soundtrack Suka Duka Tawa, Musik Pilihan yang Membalut Kisah dengan Sempurna
Inilah soundtrack Suka Duka Tawa sebagai musik pilihan yang membalut kisah dengan sempurna. Kabar Harian
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Pembicaraan mengenai soundtrack Suka Duka Tawa mencuat seiring dengan mulai tayangnya film drama komedi keluarga ini di bioskop Indonesia, yang memadukan cerita emosional dan momen kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
Musik latar atau lagu soundtrack sering menjadi elemen yang memperkuat pengalaman menonton, dan film ini tidak terkecuali, beberapa lagu pilihan dipilih untuk menciptakan suasana yang lebih mendalam dan resonan dengan tema cerita.
Daftar Soundtrack Suka Duka Tawa Lengkap
Mengutip dari akun YouTube resmi Visinema Pictures melalui playlist berjudul “Soundtrack Film Suka Duka Tawa”, berikut daftar soundtrack Suka Duka Tawa yang digunakan sebagai musik pengiring cerita:
Deretan lagu tersebut menjadi elemen penting yang memperkuat suasana emosional film Suka Duka Tawa, mulai dari nuansa reflektif, hangat, hingga ironi yang sejalan dengan perjalanan karakter utamanya.
ADVERTISEMENT
Film Suka Duka Tawa siap disutradarai oleh Aco Tenriyagelli dengan jajaran pemain utama trio komika Bintang Emon, Arif Brata, dan Gilang Bhaskara.
Diproduksi oleh BION Studios bersama Spasi Moving Image, film ini menempatkan Tersi Eva Ranti dan Ajish Dibyo sebagai produser.
Cerita berfokus pada sosok Tawa, yang diperankan Rachel Amanda, seorang komika perempuan yang menjadikan luka masa lalunya sebagai materi stand up comedy.
Keberanian Tawa mengolah pengalaman pahit masa kecil menjadi komedi berbanding terbalik dengan kondisi sang ayah, yaitu Pak Keset, yang diperankan Teuku Rifnu Wikana.
Di balik penampilan yang mengundang tawa, tersimpan kisah pahit tentang ayahnya yang meninggalkan keluarga demi mengejar mimpi sebagai pelawak televisi.
Karier Pak Keset sebagai pelawak senior runtuh, sementara masa lalunya justru menjadi konsumsi publik melalui cerita yang dibawakan sang anak.
ADVERTISEMENT
Konflik memuncak ketika Tawa kembali bertemu ayahnya setelah lama terpisah dan menyimpan jarak emosional.
Dalam pertemuan tersebut, Pak Keset memilih membuka seluruh kesalahan serta sisi kelam hidupnya demi mendukung perjalanan karier Tawa. Perlahan, hubungan ayah dan anak itu mencair dan membuka ruang pemahaman baru.
Dalam kesehariannya, Tawa hidup bersama teman-teman satu kost yang menjadi sistem pendukung terdekat.
Fahri yang diperankan Gilang Bhaskara, Rais oleh Arif Brata, serta Iyas oleh Bintang Emon tergabung dalam lingkar pertemanan yang dikenal sebagai “Geng Kostannya Tawa”.
Sementara itu, masa lalu Tawa juga terhubung dengan “Geng Bapaknya” yang diisi oleh Japon, diperankan Mang Saswi, serta Anggun yang dimainkan Nazira C Noer.
Cerita semakin kaya dengan kehadiran sejumlah pemain lain seperti Enzy Storia, Abdel Achrian, Myesha Lin, Runny Rudiyanti, dan Agnes Naomi.
ADVERTISEMENT
Selain konflik keluarga, film ini juga menyoroti persahabatan yang absurd, hangat, dan penuh solidaritas. Lingkar pertemanan Tawa hadir sebagai ruang aman untuk berbagi beban hidup, menertawakan keadaan, serta tumbuh bersama.
Melalui perpaduan drama keluarga dan komedi personal, Suka Duka Tawa menghadirkan refleksi tentang proses berdamai dengan masa lalu.
Demikianlah daftar soundtrack dan gambaran cerita film Suka Duka Tawa yang menunjukkan bagaimana perpaduan musik, drama keluarga, dan komedi personal saling menguatkan dalam menyampaikan emosi serta perjalanan berdamai dengan masa lalu. (Fikah)

