Konten dari Pengguna

Stasiun Jatake Tangerang Resmi Dibuka, Kenali di Sini

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi asiun Jatake Tangerang, Foto:Unsplash/Alviansyah Kuswidyatama
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi asiun Jatake Tangerang, Foto:Unsplash/Alviansyah Kuswidyatama

Stasiun Jatake Tangerang resmi dibuka, dan hal ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya yang selama ini mengandalkan transportasi kereta api sebagai sarana mobilitas harian.

Kehadiran stasiun baru ini tidak hanya menambah titik akses transportasi, tetapi juga diharapkan mampu mengurai kepadatan penumpang di stasiun-stasiun terdekat.

Dengan lokasi yang strategis, Stasiun Jatake dirancang untuk memudahkan warga beraktivitas, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun keperluan lainnya.

Stasiun Jatake Tangerang

Ilustrasi asiun Jatake Tangerang, Foto:Unsplash/muhammad arief

Stasiun Jatake Tangerang hadir sebagai simpul transportasi baru yang memperkuat layanan perkeretaapian di wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.

Dikutip dari kumparanBISNIS, stasiun ini menjadi bagian dari lintas Tanah Abang–Rangkasbitung dan dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat, seiring dengan pesatnya pengembangan kawasan Serpong, BSD, dan area penyangga lainnya.

Kehadirannya diharapkan mampu memperluas pilihan akses transportasi publik yang efisien, aman, dan terjangkau bagi aktivitas harian masyarakat.

Pembangunan stasiun ini diarahkan untuk mendukung pergerakan yang semakin dinamis, sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang lebih tertata.

Dengan bertambahnya titik layanan, arus penumpang di stasiun-stasiun terdekat yang selama ini mengalami kepadatan diharapkan dapat terdistribusi secara lebih seimbang.

Kapasitas layanan Stasiun Jatake Tangerang dirancang untuk melayani hingga 20.000 penumpang per hari, sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan perjalanan dalam jumlah besar tanpa mengurangi kenyamanan.

Proyek pembangunan stasiun ini dilaksanakan melalui skema kolaborasi antara pemerintah pusat, badan usaha milik negara, pemerintah daerah, dan pihak swasta tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Skema pembiayaan kreatif melalui kerja sama antarbadan usaha menjadi landasan utama, sehingga pembangunan dapat terlaksana secara berkelanjutan.

Pendekatan kolaboratif tersebut mencerminkan sinergi yang saling menguatkan dalam pengembangan infrastruktur transportasi publik.

Keberadaan Stasiun Jatake Tangerang juga sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan perkeretaapian sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat.

Upaya mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan massal terus dilakukan guna mengurangi kemacetan dan menekan emisi.

Dengan akses yang semakin mudah dan layanan yang terintegrasi, stasiun ini diharapkan mampu memperlancar pergerakan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Tangerang dan wilayah sekitarnya.

Dari sisi fasilitas, Stasiun Jatake Tangerang memiliki luas bangunan sekitar 3.198 meter persegi dengan peron yang memadai serta area penunjang yang terintegrasi. Bangunan stasiun terdiri atas tiga lantai, sementara luas peron mencapai sekitar 300 meter persegi.

Dalam operasionalnya, selang waktu kedatangan kereta berkisar antara 5 hingga 10 menit, dengan total frekuensi perjalanan harian mencapai 192 perjalanan.

Dengan dukungan fasilitas dan layanan tersebut, Stasiun Jatake Tangerang diharapkan dapat menjadi pilihan utama transportasi publik yang mendukung mobilitas masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Stasiun Jatake Tangerang. (KIKI)

Baca juga: Jadwal Kapal Tidar Bulan Februari 2026 dan Rute Pelayarannya