• 0

PUBLISHER STORY

PNM kucurkan Rp5 triliun ke 3,8 juta UKM di semester I

PNM kucurkan Rp5 triliun ke 3,8 juta UKM di semester I


YOGYAKARTA, kabarbisnis.com: PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mencatat telah menyalurkan kredit sebesar Rp 5 triliun selama semester pertama 2018 kepada sekitar 3,8 juta nasabahnya.

Kredit diberikan melalui program Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan, penyaluran tersebut sudah memenuhi lebih dari separuh target mereka. "Tahun ini target penyaluran PNM Rp 9 triliun," ujar Arief saat ditemui di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Rabu (8/8/2018).

Arief menargetkan pada semester II 2018, PNM dapat menyalurkan Rp 4,5 triliun. Sementara kebutuhan pendanaan PNM untuk 2018 sebesar Rp 11 triliun.

Arief mengatakan, 80 persen sumber pendanaan PNM berasal dari capital market, sementara sisanya dari perbankan komersial. Tak hanya sekadar pembiayaan, PNM juga memberi pendampingan pada nasabah yang merupakan Usaha Kecil Menengah dalam mengiperasikan bisnisnya agar menghasilkan produk yang berdaya nilai jual.

"Kami harus pastikan dana yang kami berikan tepat guna dan tepat usaha bagi mereka," kata Arief.

Di Yogyakarta sendiri, sejak 2009 hingga 2018, ULaMM menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 389,36 miliar kepada 5.054 pelaku UKM. Per Juku 2018, ULaMM memiliki outstanding oembiayaan sejumlah Rp 121,83 miliar dengan 1.114 jumlah pelaku UKM.

Sementara untuk Mekaar di Yogyakarta, sejak 2016 hingga 2018, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 57,58 miliar kepada 26.977 perempuan prasejahtera. Segmentasi Mekaar memang berbeda dengan ULaMM, yakni menyasar ibu-ibu pelaku usaha kecil menengah. Sementara outstanding pembiayaan Mekaar per 31 Juli 2018 sebesar Rp 22,08 miliar.

presentation
500

Baca Lainnya