kumparan
7 Sep 2019 18:52 WIB

Melalui Ngaji Muharraman, Gusdurian Pasuruan Ajak Siswa Toleran

Pasuruan, Kabarpas.com – Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menggelar Ngaji Muharraman bertema “Yuk Hijrah… Menjadi Muslim Indonesia Seutuhnya” bersama Gus H.A. Hakim Jayli, yang bertempat di Aula SMAN 1 Bangil. Kegiatan ini juga didukung oleh Cabang Dinas Pendidikan Prov. Jatim Wilayah Kota/Kab. Pasuruan.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pihak sekolah. Menurut Aji Abdurrohman, kegiatan tersebut dapat membangun siswa menjadi generasi bangsa yang kreatif dan toleran, serta terhindar dari hoaks dan paparan radikalisme.
“Kegiatan ini positif. Membangun bangsa, membangun negara, dan membangun anak-anak menjadi lebih kreatif, informatif, dan menjadi Muslim yang kamil. Yakni Islam yang memiliki hubungan dengan teman yang lain, baik Islam dengan Islam, Islam dengan nonmuslim, terjalin dengan baik,” ujar Waka bagian Humas SMAN 1 Bangil tersebut.
Sementara itu, Gus Hakim, sapaan akrab dari Hakim Jayli yang merupakan salah satu pemateri mengungkapkan, selain menjelaskan peristiwa hijrah dan semangat hijrah dalam konteks Indonesia, juga menjelaskan terkait gerakan literasi digital.
“Globalisasi itu tidak dilawan, tetapi ditunggangi, dimanfaatkan. Itu kata Gus Dur. Maka, kalau di media sosial ada banyak hoax, konten fitnah, kita perbanyak media sosial dengan konten positif dan menebarkan kebaikan,” ujar pria yang juga Direktur TV9 tersebut saat memberikan materinya.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini melibatkan 10 perwakilan SMAN/SMKN se-kabupaten Pasuruan yakni SMAN 1 Purwosari, SMAN 1 Kejayan, SMAN 1 Gondang Wetan, SMAN 1 Grati, SMAN 1 Pandaan, SMKN 1 Grati, SMKN 1 Bangil, SMKN 1 Winongan, SMKN 1 Sukorejo, dan SMKN 1 Purwosari, serta 2 siswa dari 36 kelas di SMAN 1 Bangil, aktifis pelajar dan organisasi masyarakat keagamaan. (hil/tin).
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan