News
·
3 Agustus 2021 9:27
·
waktu baca 1 menit

2 Hari Bali Diguyur Hujan, BMKG: Ada Kenaikan Suhu Permukaan Laut

Konten ini diproduksi oleh Kanal Bali
2 Hari Bali Diguyur Hujan, BMKG: Ada Kenaikan Suhu Permukaan Laut (65452)
searchPerbesar
ilustrasi: hujan - pixabay
DENPASAR- Fenomena curah hujan lebat di musim kemarau terjadi di hampir seluruh wilayah Provinsi Bali dalam dua hari terakhir.
ADVERTISEMENT
"Penyebab utama hujan lebat ini adalah karena suhu muka laut yang relatif lebih hangat, yang memicu penguapan sehingga dapat menghasilkan awan hujan," kata Kepada Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah III Denpasar Dwi Hartanto saat dihubungi, Selasa, (3/8/2021).
Selain karena suhu muka laut yang relatif hangat, hujan lebat yang terjadi di Bali turut disebabkan oleh angin muson timur dari Benua Australia yang lemah.
"Angin muson timur dari Australia itu kering dan sedikit membawa hujan karena melewati Benua Australia, dengan melemahnya angin muson timur maka menambah peluang untuk terjadi hujan di Bali," tuturnya.
Lebih lanjut Dwi menjelaskan ada hal yang perlu diperhatikan dalam musim kemarau seperti pada Agustus, bukan berarti tidak ada hujan. Hanya saja intensitasnya lebih rendah dibandingkan dengan musim hujan.
ADVERTISEMENT
"Pada saat musim kemarau tidak berarti tidak terjadi hujan sama sekali, peluang hujan masih tetap ada. Namun intensitasnya tidak seperti pada musim hujan," jelasnya.
Kondisi ini kata Dwi tidak akan berlangsung lama dan selama tiga hari ke depan diprediksi kondisi cuaca berawan dan terjadi hujan ringan hingga sedang. Hal ini akan terjadi secara tidak merata di wilayah Bali bagian barat, tengah, selatan, dan timur.
(Kanalbali/LSU)