kumparan
KONTEN PUBLISHER
30 Agustus 2019 12:56

Aplikasi Laut Nusantara Fase 3 Diluncurkan di Jembrana, Bali

3008 jembrana soal laut.jpg
Wakil Bupati Jembrana Kembang Hartawan memebrikan aplikasi kepada nelayan (kanalbali/KR7)
JEMBRANA, kanalbali - Kegiatan Inovasi Bahari yang dilangsungkan di Kantor Balai Riset dan Observasi Laut, Desa Perancak, kabupaten Jembrana meluncurkan sebuah aplikasi berbasis android “Laut Nusantara Fase 3” yang merupakan versi teranyar hasil kolaborasi BROL dan XL Axiata.
ADVERTISEMENT
Aplikasi Laut Nusantara merupakan aplikasi berplatform android untuk mengetahui wilayah tangkapan, informasi sebaran ikan di pelabuhan dan kondisi cuaca di laut yang akan memudahkan kaum nelayan.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kealutan dan Perikanan, Prof. Ir. R. Syarief Widjaja, Staf Ahli Menteri Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut, Dr. Aryo Hanggono, Kepala Pusat Riset Kelautan dan Perikanan, Drs. Riyanto Basuki, Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan, Bupati Bangka Tengah DR. Ir. H. Ibdu Saleh.

Melalui aplikasi ini, pengguna aplikasi Laut Nusantara akan bisa mendapatkan informasi mengenai sebaran ikan, isu kelautan hingga ancaman pada pencemaran- Prof. Ir. R. Syarief Widjaja

Kedua, Sistem Informasi Manajemen Laboratorium Kualitas Perairan (SIMANTAP). Ketiga, BROL HPC CLUSTER merupakan perangkat High Performance Computing yang dapat digunakan untuk melakukan komputasi numerik untuk pemodelan laut agar dapat menghasilkan produk data dan informasi kondisi perairan.
ADVERTISEMENT
Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kealutan dan Perikanan, Prof. Ir. R. Syarief Widjaja mengatakan, dalam kegiatan Inovasi Bahari kali ini meluncurkan aplikasi Laut Nusantara fase 3 yang dibangun BROL bersama XL Axiata bagi masyarakat Indonesia, terutama para nelayan di seluruh penjuru nusantara.
“Melalui aplikasi ini, pengguna aplikasi Laut Nusantara akan bisa mendapatkan informasi mengenai sebaran ikan, isu kelautan hingga ancaman pada pencemaran. Fitur aplikasi Laut Nusantara juga sangat update dan akurat, karena data – datanya didapat langsung dari balai Riset dan Observasi Laut pada Kementrian Kelautan dan Perikanan.”ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Chief Technology Officer PT. XL Axiata, Yessie D. Yosetya yang mengatakan aplikasi Laut Nusantara hadir untuk mensejahterakan masyarakat khususnya para Nelayan. “Dalam update fase ketiga ini fitur – fitur unggulan yang tersaji diantaranya, Daerah Penangkapan Ikan (sebaran ikan, potensi sebaran ikan, data cuaca),Harga Ikan, hingga Perkiraan BBM yang merupakan fitur untuk mensimulasi berapa jumlah BBM dan biaya yang dibutuhkan bila ingin menuju titik tertentu”ujar Yessie.
ADVERTISEMENT
Sementara Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan, menyambut baik dengan diluncurkannya Aplikasi Laut Nusantara fase ketiga tersebut. “Aplikasi Laut Nusantara sangatlah bermanfaat apabila digunakan dengan maksimal. Update fase tiga yang terbaru tentu fiturnya akan lebih lengkap, dengan itu masyarakat khususnya para nelayan bisa mengatur kapan harus melaut, kapan tidak. Informasi tersebut tentu dapat diakses melalui fitur yang ada dalam aplikasi”ungkap Kembang.
Rustam, Nelayan Asal Banyuwangi yang turut menghadiri peluncuran menyampaikan, sebagai pengguna sejak awal diluncurkannya Aplikasi Laut Nusantara dirinya mengaku sangat dimudahkan ketika akan melaut.
“Jika digunakan secara maksimal, aplikasi tersebut sangat membantu dalam memberikan informasi yang dibutuhkan ketika mau melaut. Dengan menggunakan aplikasi ini, hasil tangkapan saya dalam melaut bisa mengalami kenaikan hingga tujuh kali lipat dari biasanya”ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Usai peluncuran, juga dilaksanakan penyerahan bantuan perangkat laut nusantara kepada masing – masing nelayan se-Jembrana dan Peresmian Gedung Pusat Layanan Publik BROL.(kanalbali/KR7)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan