Bantah Jessica Iskandar, Polda Sebut Amankan Barang Bukti Secara Profesional

Konten Media Partner
14 September 2022 16:36
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Jumpa pers terkait kasus yang melebar ke masalah Jessica Iskandar -  IST
zoom-in-whitePerbesar
Jumpa pers terkait kasus yang melebar ke masalah Jessica Iskandar - IST
ADVERTISEMENT
DENPASAR, KanalBali -- Dirkrimum Polda Bali Kombespol Surawan membantah laporan Jessica Iskandar ke Divpropam Mabes Polri. Menurut Surawan, pihaknya dalam proses penyelidikan kasus yang terkait dengan artis itu telah bertindak profesional.
ADVERTISEMENT
"Tidak ada prosedur yang kita langgar. Dalam proses penyidikan, kami boleh mengamankan barang bukti, dan semua itu ada suratnya, " ujar Surawan di Mapolda Bali, Rabu (14/6).
Kasus ini bermula dari laporan dari warga bernama I Komang Suardika terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh terlapor berinisial KS. KS awalnya menjual 6 unit kendaraan kepada Komang.
Setelah itu, antara Komang dan KS ada kerja sama untuk penyewaan mobil. Namun, ternyata kerja sama itu tak berjalan mulus dan dokumen empat buah kendaraan diketahui palsu sehingga Komang mengalami kerugian hingga Rp 13 Miliar. Pada akhirnya Komang melaporkan KS ke polisi pada Juni 2022.
Nah, salah-satunya mobil yang dibeli Komang itu adalah Toyota Alphard yang di kemudian hari diamankan polisi dari Vila Jedar, milik suami Jessica Iskandar.
ADVERTISEMENT
Dijelaskan Surawan, Toyota Alphard tersebut diamankan pada 7 Juni 2022 lalu. Saat diamankan kendaraan tersebut dalam keadaan rusak sehingga harus direparasi dan kemudian dititipkan kepada pelapor.
"Barang bukti saat diamankan dalam keadaan rusak, tidak bisa jalan jadi dibawa ke bengkel. Supaya tetap terjaga, karena kita tidak punya tempat penyimpanan mobil mewah jadi disimpan dan titip untuk dirawat di pelapor," kata Surawan.
Terkait klaim bahwa mobil itu adalah milik Jessica, dia mempersilakan jika ada pihak-pihak yang ingin mengklaim sebagai pemilik sah mobil mewah tersebut. Dia mempersilahkan untuk datang ke Polda Bali dengan membawa serta dokumen-dokumen pendukung. "Kalau ada dokumen pendukung silakan datang ke Polda,” tegasnya.
Mengenai apakah akan melakukan pemeriksaan terhadap Jessica, dia menyatakan, tergantung perkembangan kasus karena saat ini pihak pelapor justru meminta kesempatan restorative justice karena merasa kenal baik dengan terlapor.
ADVERTISEMENT
“Kalau kasus berlanjut, akan kita tanya (ke Jessica-red), bagaimana mobil itu ada di sana (di vilanya-red),” sebutnya.
(KanalBali/ROB)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020