Entertainment
·
1 Februari 2021 15:50

Bergaya Oldies, Penyanyi dari Bali Ini Rilis Single 'Cerita 24 Jam'

Konten ini diproduksi oleh Kanal Bali
Bergaya Oldies, Penyanyi dari Bali Ini Rilis Single 'Cerita 24 Jam' (9562)
dok. IST
DENPASAR - Nyonya Ayu, penyanyi solo asal Denpasar merilis single terbaru bertajuk 'Cerita 24 Jam' yang sudah dapat disimak di kanal YouTube Eba Ayu, serta layanan musik digital.
ADVERTISEMENT
Dalam 'Cerita 24 Jam', Nyonya Ayu yang biasa dipanggil Eba itu, mencoba musik bernuansa vintage yang jarang digali oleh musisi solo di Bali. “Dulu aku dikenal dengan beberapa lagu pop, sekarang (tahun 2020) harus rebranding diri lagi, tantangan yang berat sih emang, tapi harus dicoba” kata Eba Senin (01/02/21).
Eba bercerita, single ini menjadi upaya refleksi diri dalam memaknai waktu yang tak pernah berhenti, tentang kesibukan yang tak pernah usai, pekerjaan yang tidak kunjung selesai, kemudian melewati waktu begitu saja, tanpa sadar, esoknya pun berjalan dengan sama. Berulang.
"Cerita 24 Jam adalah tentang keseharian, hal-hal kecil yang terlewat, liriknya pun tidak susah dengan makna yang berkulit-kulit. Jadi waktu dengar pasti langsung paham,” ucapnya.
Bergaya Oldies, Penyanyi dari Bali Ini Rilis Single 'Cerita 24 Jam' (9563)
dok.IST
Pun, barangkali, awal tahun 2020 menjadi spesial sekaligus mendebarkan bagi Eba. Ia menuturkan dengan proses yang ia lalui sekarang menjadi momentum untuk lebih mematangkan diri. “Karya-karya sebagai Nyonya Ayu aku rasa lebih matang baik dari proses, materi serta aku sebagai penyanyi.
ADVERTISEMENT
Di Denpasar, aliran vintage memang banyak tapi sebagai fashion style mungkin lagu-laguku nanti sebagai pelengkapnya. Nuansa vintage selalu mengajak kita membuka dan mengingat memori, aku merasa vintage itu everlasting dan unik” sambungnya.
Single ini diciptakan oleh Sinjang Poer dengan lirik puitis, melankolis serta tak sulit untuk dimaknai. Momen-momen tak jauh dengan kehiduapan sehari-hari diungkapan dengan metafora sederhana.
Nyonya Ayu berharap selain lagu-lagunya didengar banyak orang, lagu-lagu itu bisa mencapai tujuan yang ia sematkan sedari awal pembuatan yakni ke dunia soundtrack film, arah muara seluruh lagunya yang nanti terkmaktub dalam album Genetik tahun 2020. Seperti potongan lirik Cerita 24 Jam yang selalu ada ruang tuju dan harapan pada setiap anak rohaninya. (Kanalbali/WIB)
ADVERTISEMENT