News
·
24 November 2020 14:35

Ditinggal Kakak Buat TikTok, Seorang Bocah di Buleleng Tenggelam di Kolam Renang

Konten ini diproduksi oleh Kanal Bali
Ditinggal Kakak Buat TikTok, Seorang Bocah di Buleleng Tenggelam di Kolam Renang (588643)
Polisi saat melakukan penyelidikan bocah tenggelam di Buleleng, Bali - IST
BULELENG- Duka menyelimuti keluarga bocah perempuan berinisial KDJ (8) yang ditemukan meninggal di dasar kolam renang di Villa Sanghyang, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali. Bocah itu tewas tenggelam padahal dia datang ke villa bersama kakaknya.
ADVERTISEMENT
"Korban meninggal diduga karena terpeleset, menyebabkan dahi terbentur selanjutnya korban pingsan, tenggelam dan meninggal di dasar kolam," ujar Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, Selasa (24/11).
Peristiwa itu, terjadi Senin (23/4) Kemarin, sekitar pukul 10:30 Wita. Korban, diketahui terpeleset dan jatuh ke dasar kolam saat kakaknya sedang asyik bikin konten TikTok.
Saat itu, korban datang bersama kakaknya dan dua teman kakaknya ke TKP pukul 10.00 Wita dengan tujuan menyewa lokasi digunakan membuat video dan foto-foto serta berenang dengan membayar Rp 35.000.
Ditinggal Kakak Buat TikTok, Seorang Bocah di Buleleng Tenggelam di Kolam Renang (588644)
Suasana di keluarga korban tewas tenggelam di kolam - IST
Kemudian, setibanya di lokasi korban langsung bermain di pinggir kolam yang awalnya diawasi oleh kakak dan teman kakaknya. Selanjutnya, ditinggal oleh kakak dan temanya untuk membuat video serta foto disekitar areal villa sejauh sekitar 8 meter dari kolam.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, tukang kebun dan pemilik vila tersebut sempat mengingatkan kakak dan temanya agar korban tidak dikasi bermain dipinggir kolam karena di khawatirkan korban tidak bisa berenang. Namun, hal tersebut disampaikan oleh kakaknya bahwa korban bisa berenang sehingga tidak ditegur kembali.
Selanjutnya, sekitar 15 menit selesai berfoto dan membuat video, korban melihat adiknya sudah tidak ada di pinggir kolam. Kemudian, mencari dan menemukan adiknya sudah tenggelam di dasar kolam dalam keadaan sudah meninggal.
"Selanjutnya korban dibawa Ke Puskesmas Tejakula I. Hasil pemeriksaan medis korban meninggal karena tenggelam pada air tawar dengan ciri-ciri mulut korban berbuih, keluar kotoran pada anus, tubuh sudah nampak kaku dan didapatkan luka lebam pada bagian dahi bawah warna biru," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Hasil kordinasi polisi dengan keluarga korban bahwa keluarga korban menerima dan mengikhlaskan kematian korban dan menolak dilakukan otopsi terhadap korban serta tidak melakukan tuntutan secara hukum terhadap pihak manapun. (kanalbali/KAD)