News
·
28 Juli 2020 9:39

Emosi Mobilnya Ditabrak, Pria Bersamurai di Bali Aniaya dan Ancam Pesepeda

Konten ini diproduksi oleh Kanal Bali
Emosi Mobilnya Ditabrak, Pria Bersamurai di Bali Aniaya dan Ancam Pesepeda (51658)
Sepeda yang ringsek gara-gara terjaduh setelah dipepet mobil - IST
Seorang pria bernama I Gede PA (30) ditangkap oleh kepolisian karena melakukan penganiayaan serta melakukan pengancaman dengan menggunakan pedang samurai. Alasan dia melakukan hal itu karena mobilnya sempat ditabrak dengan sepeda.
ADVERTISEMENT
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur, Iptu Made Putra Yudistira mengungkapkan hal itu, Selasa (28/7). "Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di bagian pipi sebelah kiri," katanya.
Peristiwa tersebut, terjadi di Jalan Gatot Subroto, perempatan Jalan Nangka, Denpasar Timur, pada Minggu (26/7) lalu, sekitar pukul 17:30 Wita. Saat itu, korban bernama Pande Gede Agus Dwipayana (24) sedang gowes mengendarai sepeda gayung bersama kawan-kawannya.
Namun, sesampainya di perempatan Jalan Nangka Selatan ada mobil merk Toyota Vios dengan nopol DK 1851 VC dari arah belakang mengklakson rombongan korban. Selanjutnya, korban dipepet sampai terjatuh.
Pengendara mobil atau pelaku turun dan memukul korban sebanyak satu kali dengan menggunakan tangan kosong. Kemudian, pelaku mengambil pedang yang ada di dalam mobil kemudian mengancam teman korban bernama Kadek Teguh Wira Putra.
Emosi Mobilnya Ditabrak, Pria Bersamurai di Bali Aniaya dan Ancam Pesepeda (51659)
Pelaku setelah diamankan polisi - IST
"Setelah mengancam, pelaku langsung kabur dan atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Denpasar Timur, untuk penanganan lebih lanjut," imbuh Iptu Yudistira.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan laporan itu, pihak kepolisian langsung melakukan pengejaran dan pada Senin (27/7) sekitar pukul 10.00 Wita, ditangkap di kediamannya di daerah Sempidi, Kabupaten Badung, Bali.
Sementara, dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatannya dengan melakukan pemukulan menggunakan tangan kosong. Kemudian, melakukan pengancaman dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai kepada korban dan teman korban. Hal itu karena dia emosi setelah mobilnya ditabrak oleh korban pada saat melintas di Jalan Gatot Subroto.
Kemudian, barang bukti yang diamankan satu buah pedang samurai merek Batom Sword, satu buah mobil merk Toyota Vios warna silver DK 1851 CV beserta kunci dan STNK.
( kanalbali/KAD )