Hebat, Bocah Usia 6 Tahun Ini Berhasil Capai Puncak Gunung Agung di Bali

Konten Media Partner
13 Juni 2022 13:56 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
 Ni Putu Widya Kusuma saat berada di puncak Gunung Agung - IST
zoom-in-whitePerbesar
Ni Putu Widya Kusuma saat berada di puncak Gunung Agung - IST
ADVERTISEMENT
KARANGASEM, kanalbali.com - Gunung Agung di Kabupaten Karangasem adalah gunung tertinggi Bali dengan ketinggian 3.142 Mdpl. Untuk mencapai puncaknya butuh waktu lebih dari enam jam.
ADVERTISEMENT
Nah, ada gadis cilik berusia 6 tahun dari Bali, Ni Putu Widya Kusuma Dewi asal Banjar Dinas Puregai, Desa Pempatan, Rendang, Karangasem yang telah berhasil menahlukannya.
“Dari tahun 2020 sebenarnya sudah ngebet ingin ikut naik, tapi karena masih kecil saya larang, dan karena sekarang sudah enam tahun saya ajak naik bersama teman-temannya juga sambil membersihkan jalur,” kata orang tuanya, I Wayan Ardana, Senin (13/6).
Ni Putu Widya Kusuma saat melakukan pendakian - IST
Pendakian tersebut Widya lakukan Jumat (10/6), dari jalur Puregai bersama 11 orang lainnya yang berasal dari desanya sendiri. Dari 12 orang yang naik ke atas, Widya menjadi yang termuda.
Mungkin tak hanya dalam rombongannya saja ia menjadi yang termuda, tetapi menjadi satu-satunya dari semua yang pernah mendaki Gunung Agung.
ADVERTISEMENT
Perjalanannya dimulai sekitar pukul 05.30 WITA dan tiba di puncak pukul 12.30 WITA. Pendakian rombongannya tersebut punya tujuan khusus untuk memasang plang dan perbaikan jalur.
Mungkin banyak orang berpikiran bahwa Widya mampu mencapai puncak tersebut karena digendong oleh kakeknya. Tetapi hal tersebut langsung ia bantah.“Kalau naiknya jalan sendiri, kalau turunnya baru sempat digendong. Karena jalannya terjal,” lanjutnya.
Bahkan jika ada kesempatan lagi, ia ingin kembali untuk mendaki gunung. Karena cita-citanya adalah ingin menjadi pemandu Gunung Agung.
Ardana pun mengaku tidak menyangka bahwa anaknya akan viral di sosial media. Ia pun bangga atas apa yang dilakukan anaknya tersebut, karena anak seusia Widya sangat jarang, bahkan tidak ada yang mau untuk mendaki gunung. (kanalbali/KRI)
ADVERTISEMENT