News
·
27 Oktober 2020 15:12

Hina Teman di Facebook, Ibu Rumah Tangga Divonis 9 Bulan

Konten ini diproduksi oleh
Hina Teman di Facebook, Ibu Rumah Tangga Divonis 9 Bulan (59008)
Seorang ibu di Denpasar dijerta UU ITE karena diduga melakukan penghinaan di Facebook - WIB
DENPASAR - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Denpasar berinisial LP dihukum penjara selama 9 bulan, lantaran memposting kalimat kasar di media sosial facebook. Ia menjalani sidang vonis Selasa (27/10) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.
ADVERTISEMENT
Majelis hakim yang diketuai I Wayan Sukrada dalam amar putusannya menyatakan sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU) Eddy Artha Wijaya.
"Terdakwa terbukti tanpa hak melawan hukum tindak pidana Informasi dan transaksi elektronik sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) UU ITE No.11 tahun 2000," tegas hakim.
Ia pun diganjar 9 bulan penjara, denda 3 juta subsidair 2 bulan setelah sebelumnya dituntut selama 1 tahun 6 bulan."Kami menyatakan pikir-pikir,"ucap Ketut Rinata penasihat hukum LP menanggapi putusan hakim.
Kronologis kasus ini berawal pada Maret 2019 di sekolah tempat anak terdakwa dan anak korban mengadakan perpisahan kelas VI. Pihak sekolah meminta bantuan wali murid menjadi panitia acara. Mereka akhirnya menyepakati Nusa Penida menjadi tempat acara perpisahan.
ADVERTISEMENT
Setelah acara berjalan, pada 14 Mei terdakwa komplain lantaran anaknya cidera saat bermain kano. Komplain yang disampaikan melalui grup WhatsApp (WA) wali murid kelas VI berujung perselisihan antara korban dengan terdakwa.
Malamnya, terdakwa menggunakan telepon genggamnya membuka akun Facebook (FB) miliknya dengan membuat sebuah postingan yang menuduh korban membicarakan terdakwa tanpa sepengetahuannya.
Terdakwa juga menyebut korban disertai kalimat memalukan bahkan menantang akan melapor. Korban yang merasa malu dan terhina, atas tuduhan terdakwa yang salah dan mengandung fitnah. Apalagi menyamakan dengan dirinya monyet dalam postingannya di medsos. ( kanalbali/WIB )