News
·
25 November 2020 14:39

Imbangi Laju Penyiaran di Medsos, KPID Bali Gagas Gemacipa 2020

Konten ini diproduksi oleh Kanal Bali
Imbangi Laju Penyiaran di Medsos, KPID Bali Gagas Gemacipa 2020 (355889)
Jumpa pers Gemacipa 2020 di Denpasar, Bali - IST
DENPASAR -Untuk menggairahkan penyiaran di pulau dewata, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, mengagas Gerakan Masyarakat Cinta Penyiran (Gemacipa) 2020.
ADVERTISEMENT
Gerakan itu diungkapkan oleh Ketua KPID Bali, I Made Sunarsa Rabu (25/11/20). "Ada tiga tantangan besar penyiaran yaitu, keterdesakan dari media-media baru, tantangan kreativitas konten yang sesuai dengan azas dan tujuan penyiaran dan tantangan partisipasi publik" ungkapnya.
Tak bisa dipungkiri lagi, perkembangan media yang begitu pesat berbanding terbalik dengan tayangan-tayangan televisi maupun radio yang mulai ditinggalkan, dengan alasan klasik. Sudah tidak menarik lagi.
Imbangi Laju Penyiaran di Medsos, KPID Bali Gagas Gemacipa 2020 (355890)
Ketua KPID Bali, I Made Sunarsa - IST
Tak sedikit orang yang kini lebih memilih menikmati konten yang disediakan oleh platform online, semisal YouTube, Spotify, Joox dan lain sebagainya.
"Meskipun kita juga tahu bahwa terkadang kontennya banyak mengandung hoax dan hiburan yang tidak sehat, masyarakat juga tidak banyak yang mau berpartisipasi dalam bentuk aduan ataupun saran yang ditujukan kepada Lembaga penyiaran maupoun kepada Komisi Penyiran Indonesia Daerah terkait siaran yang kurang baik atau terindikasi melanggar," ungkap Sunarsa.
ADVERTISEMENT
Terdapat enam rangkaian dalam Gemacipa 2020. Tutur Sunarsa, keenam diantaranya yaitu kegiatan webinar digitalisasi penyiaran bertema 'Digitaisasi Penyiaran dalam Perspektif Mencerdaskan Masyarakat Bali dan Membangun Potensi Perekonomian Bali'.
"Lalu ada lomba iklan layanan masyarakat cintai penyiaran, siaran berbahasa Bali serentak di radio dan televisi di seluruh Bali, pembagian seribu radio kepada masyarakat, radio Academy III, dan KPID Bali awards 2020," paparnya.
Pihak KPID Bali pum melibatkan beberapa orang yang didapuuk sebagai dewan juri, diantaranya Agung Suprio (Ketua KPI Pusat), Erick EST (Videografer), Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel (Akademisi), I Gusti Agung Bagus Mantra (Praktisi penyiaran) dan I Wayan Sudiarsa (Komisioner KPID Bali). (Kanalbali/WIB)
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white