kumparan
20 Oktober 2019 15:01

Industri Asuransi Harap Lembaga Penjaminan Polis Segera Direalisasikan

2010 industri asuransi - tari pendet.jpg
Para pelaku industri Asuransi mengikuti acara Tari Pendet massal bersama ratusan remaja Bali serangkaian perayaan Hari Asuransi (kanalbali/RLS)
DENPASAR, kanalbali - Untuk meningatkan penetrasi asuransi, kalangan industri dan Asosiasi Asuransi Indonesia berharap Lembaga Penjamin Polis (LPP) bisa segera direalisasikan.
ADVERTISEMENT
“Kami memandangnya sebagai hal yang positif, sebagaimana kehadiran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di industri perbankan,” kata Ketua Panitia Hari Asuransi Fachry Adnan, Minggu (20/10) di Denpasar.
Ia melihat, kehadiran LPP akan menjadi pemicu kepercayaan masyarakat karena bila ada lembaga asuransi yang bangkrut, maka polisnya tetap terjamin. “Memang bukan itu harapannya, tetapi faktor resiko khan pasti ada,” sebutnya yang juga adalah pengurus Asosiasi.
2010 industri asuransi - jalan sehat.jpg
Acara jalan sehat mengawali perayaan Hari Asuransi di Lapangan Badjra Sandhi, Renon, Denpasar, Minggu (20/10) - kanalbali/RLS
Mengenai kelembagaannya, menurutnya, saat ini masih ada dua model yang dikaji. Apakah menjadi lembaga tersendiri seperti LPS atau menjadi bagian dari LPS. “Jadi nama LPS bisa diubah menjadi Lembaga Penjamin Simpanan dan Polis,” ujarnya.
Dorongan yang dibutuhkan saat ini, kata dia, adalah adanya political will dari DPR dan Pemerintah agar lembaga yang sudah digariskan oleh UU Peransuransian itu bisa terwujud.
2010 industri asuransi - pawai budaya.jpg
Pawai Budaya perayaan Hari Asuransi di Lapangan Badjra Sandhi, Renon, Denpasar, Minggu (20/10) - kanalbali/RLS
Penetrasi asuransi individual di Indonesia sendiri diakui masih sangat rendah, hanya sekitar 3,1 % saja dengan jumlah polis mencapai 16 juta. Kehadiran LPP dan kampanye yang massif, diharapkan akan meningkatkan penetrasi hingga 6 % dalam satu tahun mendatang.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, perayaan Hari Asuransi di lapangan Badjra Sandhi, Renon, Denpasar berlangsung meriah dihadiri oleh ribuan warga dan pelaku industri asuransi. Acara diawali dengan jalan santai dan pawai budaya dan juga dengan tarian massal. (kanalbali/RLS)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan