Pencarian populer
Komplotan Pencuri di Gianyar Berakhir Kena Timah Panas
Poisi menunjukkan pelaku dna barang bukti kepada wartawan, Senin (11/2)- kanalbali/KR11
GIANYAR, kanalbali.com - Komplotan pencuri di Gianyar harus mengakhiri aksi mereka setelah dua dari pelaku dihadiahi timah panas pada kakinya.
Komplotan ini berjumlah tiga orang, dua laki-laki dan seorang perempuan asal Jatim. Apes bagi komplotan ini, karena salah satu pelaku yakni Usuf (25) asal Lombar yang berperan sebagai eksekutor, berhasil ditangkap petugas.
Satreskrim Polres Gianyar akhirnya melakukan perburuan terhadap pelaku yang berhasil ditangkap di tempat kos, kawasan Desa Blangsinga, Blahbatuh, Gianyar. Saat penangkapan, dua pelaku masing-masing Usuf dan rekannya Ahmad Khusairi (31), mencoba kabur.
Petugas terpaksa melumpuhkan kedua pelaku dengan tembakan. “Dua pelaku ini berusaha kabur, kami pun harus melumpuhkannnya namun terukur. Sementara satu pelaku lainnya yakni MNK yang masih dibawah umur tidak ikutan kabur dan menyerah dihadapan petugas,” ungkap Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Denny Septiawan, Senin (11/2).
Salah-satu pelaku yang ditembak masih dalam perawatan (dok.kanalbali)
Dari hasil interogasi, pelaku ternyata tidak hanya membobol gudang. Komplotan ini juga beraksi di sejumlah tempat. Di Kecamatan Payangan, kawanan ini berhasil mencuri motor dan handphone. Membobol counter celluler di Banjar Peteluan, Temesi. Di Kota Gianyar juga membobol Warsel dan toko dalam satu malam di seputaran Jalan Astina Selatan Gianyar.
“Dalam dua bulan terakhir, kawanan ini telah beraksi di lima TKP, termasuk pencurian pakaian di wilayah Bona dengan cara membobol plafon. Aksi terkahir dilakukan 18 Januari lalu,” terang Deni Septiawan.
Usuf sendiri masih meriang kesakitan lantaran timah panas di betisnya mengakaui perbuatnya. Dalam kesaksiannya, mereka memang selalu bertiga. Termasuk MNK perempuan di bawah umur, kekasihnya yang bertugas memantau saat melakukan aksi.
“Sebelum beraksi kami selalu minum alkohol dan kadang-kadang minum pil koplo,” jelas Usuf. Hasil pencurian untuk keperluan sehari-hari, diakuinya lebih banyak digunakan untuk pesta miras dan pil narkoba. Sedangkan di siang hari, mereka bertiga sebagai buruh bangunan.
Dari hasil penangkapan, didapati barang bukti 11 HP, 1 sepeda motor Honda SB nopol P 5813 YN, sepeda motor Honda Scopy DK 5367 KF. Ketiga pelaku dikenakan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang Curat dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun. (kanalbali/KR11)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: