Pencarian populer

Merdah dan Tualen Jadi Favorit di Lomba Mural Pemilu KPU Bali

DENPASAR, kanalbali.com - Untuk mensosialisasikan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali menggelar lomba mural. Tokoh pewayangan Merdah dan Tualen menjadi salah-satu obyek yang digunakan oleh peserta untuk menyampaikan pesannya.

I Made Sumadiana, sang pembuat karya mural tersebut menyampaikan alasanya memilihnya. "Ikon pewayangan memiliki peran representatif dari masyarakat. Dimana punakawan ibaratkan perwakilan manusia sebagai merdah dan tualen. Dalam filsafat, mereka merupakan Dewa Ismaya dan Dewa Wisnu", tutur Pria yang akrab dipanggil Dodik tersebut.

Lebih dalam lagi, merdah dan tualen memiliki sifat yang selalu menjunjung nilai-nilai kebaikan. Mural ini juga berisi ajakan agar masyarakat memilih saat Pemilu tanggal 17 Maret mendatang, khususnya generasi pemula agar jangan sampai golput.

"Mengingatkan masyarakat untuk memilih sesui hati nurati. Meski ada politik praktis, politik sara, dan politik uang yang sulit dihindari. Tapi masyarakat cukup cerdas membedakan mana yang baik dan buruk", tandas Dodik.

Lebih lanjut, lomba Mural Pemilu ini, diikuti oleh 10 tim yang berasal dari seluruh Bali, dengan memperebutkan hadiah belasan juta rupiah, serta dilaksanakan serentak oleh KPU seluruh Indonesia.

I Dewa Gede Agung Lidartawan, Ketua KPU Provinsi Bali mengatakan lomba mural yang diadakan ini juga untuk mengapresiasi para pembuat mural, khususnya yang ada di Bali, "Selama ini mereka tidak dapat kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu, ini saatnya mereka menunjukan bakat dan menyampaikan kepada masyarakat untuk memilih", tutur Dewa, pada saat lomba mural pemilu, bertempat di Jl. Gedung Denpasar. Minggu (17/3).

Terlebih lagi, baginya Bali memiliki banyak anak muda yang berdarah seniman, sehingga dengan kultur masyarakat yang cepat manangkap sebuah ajakan, maka himbauan tersebut dapat tersampaikan dengan baik.

"Dalam mural ini terdapat ajakan-ajakan yang intinya untuk menyampaikan, dengan adanya pemilu, kita harus damai dan tetap demokratis. Selain itu, kita ingin generasi muda, utamanya pemilih pemula untuk menyukai pemilu lewat mural", ungkapnya.

Adapun jumlah peserta yang diikutkan, yakni sebanyak 10 peserta. "Mereka merupakan hasil seleksi dari 18 peserta sebelumnya, dimana mereka mengirimkan gambar terlebih dahulu, lalu pihak kami akan menseleksinya", tandas Dewa.

Kemudian, hasil lomba akan diumumkan pada tanggal 24 Maret. Adapun hadiah yang diperebutkan, yakni juara 1,2, dan 3 dengan total hadiah Rp. 16.500.000 dan juara favorite 1,2 dan 3 dengan total hadiah Rp. 6.000.000. (kanalbali/LSU)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.31