Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Amuk Massa Pembakaran Rumah di Buleleng, Bali

Konten Media Partner
11 Juni 2022 12:14
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Rumah yang dibakar massa di Buleleng, Bali - IST
zoom-in-whitePerbesar
Rumah yang dibakar massa di Buleleng, Bali - IST
ADVERTISEMENT
DENPASAR, kanalbali.com - Polisi akhirnya menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pembakaran rumah milik penggarap di Banjar Dinas Batugambir, Desa Julah, Tejakula, Buleleng beberapa waktu lalu. Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing KS, INY dan IWS.
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polres Buleleng, Bali, Iptu I Gede Sumarjaya menyatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan olah TKP serta pengumpulan barang bukti dan menggali keterangan dari sejumlah saksi.
"Diperoleh Bukti yang cukup bahwa telah terjadi perbuatan bersama sama melakukan kekerasan terhadap barang sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 170 KUHP," kata Sumarjaya melalui siaran pers, Sabtu (11/6).
Dia menambahkan kasus ini masih didalami sehingga tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lain. Saat ini polisi terus melakukan pengembangan penyelidikan untuk memastikan keterlibatan pihak lain.
Olah TKP oleh kepolisian Buleleng, Bali - IST
zoom-in-whitePerbesar
Olah TKP oleh kepolisian Buleleng, Bali - IST
"Ada orang lain lagi dan masih dalam pengembangan penyidik. Untuk sementara ada tiga saksi fakta, termasuk saksi korban yang telah diperiksa," ucap Sumarjaya.
Seperti diberitakan sebelumnyak, rumah seorang penggarap di di Banjar Dinas Batugambir, Desa Julah, Tejakula, Buleleng dibakar warga pada Kamis (9/6). Hal ini merupakan buntut sengketa lahan antara pemilik dengan warga setempat.
ADVERTISEMENT
Peristiwa pembakaran bermula ketika warga Desa Adat Julah hendak gotong-royong untuk membersihkan lahan sengketa di desa tersebut. Mereka berjumlah sekitar 150 orang.
Setibanya di lokasi mereka menggelar persembahyangan dan membacakan silsilah kepemilikan lahan yang disengketakan antara Desa Adat dengan pemilik lahan. Ketika itu sejumlah warga mengajukan pertanyaan. Namun tak dinyana kemudian ada pihak yang melakukan pelemparan batu dan berlanjut ke pembakaran rumah. (KanalBali/ROB)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020