News
·
22 Februari 2021 15:08

Sebelum Imbauan Gubernur, Pemkot Denpasar Sudah 'Wajibkan' Endek Setiap Selasa

Konten ini diproduksi oleh Kanal Bali
Sebelum Imbauan Gubernur, Pemkot Denpasar Sudah 'Wajibkan' Endek Setiap Selasa (28340)
Pasar Kumbasari, salah-satu pusat penjualan endek di Bali - IST
DENPASAR - Imbauan 'Selasa Endek' yang kini ramai diperbincangkan ternyata bukanlah hal baru di kota Denpasar. Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Senin (22/02/21) imbauan mengenakan kain tradisional Bali sejatinya sudah mulai diberlakukan di Denpasar sejak tahun 2005 silam.
ADVERTISEMENT
"Saat itu, endek mulai diberlakukan kepada pegawai, lalu diperluas ke guru-guru di sekolah, juga pegawai perbankan, selain itu juga pegawai pegawai BUMN," ujarnya.
"Menurut saya polemik yang kini ramai di masyarakat bukanlah sebuah polemik, karena sejatinya penggunaan endek sudah lama di Denpasar," tanggapnya.
Sebagai upaya pelestarian kain endek, kata Dewa Rai, Pemkot Denpasar juga telah melakukan beberapa gelaran, diantaranya pemilihan duta endek dan fashion shopw endek sedari tahun 2012 silam.
Ia berujar, kain tenun endek, kini tidak hanya digunakan sebatas pada upacara-upacara keagamaan saja, melainkan sudah mulai digunakan dalam berbagai kesempatan seperti sebagai seragam kerja pegawai, seragam sekolah, maupun sebagai busana sehari-hari yang diminati kalangan pejabat negara, para artis nasional, hingga wisatawan mancanegara.
ADVERTISEMENT
Seperti yang telah diberitakan, Gubenur Bali, Wayan Koster telah menerbitkan imbauan memakai endek di hari Selasa sebagaimana tertuang dalam SE Gubernur Bali No. 04 Tahun 202. Imbauan itu mulai berlaku Selasa (23/02/21). Selain itu, wacana mengenai pemakaian endek itu sempat menjadi sebuah polemik, lantaran terdapat salah pengartian dari masyarakat yang memaknai imbauan itu sebagai suatu kewajiban. (Kanalbali/WIB)

sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white