News
·
5 Agustus 2021 15:14
·
waktu baca 2 menit

Semangat Agustus, Pria di Bali Ini Tetap Menjual Bendera Meski Terancam Merugi

Konten ini diproduksi oleh Kanal Bali
Semangat Agustus, Pria di Bali Ini Tetap Menjual Bendera Meski Terancam Merugi  (325587)
searchPerbesar
I Wayan Sekar di depan bendera merah putih yang dijualnya di kawasan Renon, Denpasar, Bali - LSU
DENPASAR- Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun DI bulan Agustus identik dengan kehadiran pedagang bendera merah putih musiman. Kehadiran mereka mulai menghiasi sejumlah sudut kota Denpasar walau berada di masa pandemi.
ADVERTISEMENT
Salah-satunya, I Wayan Sekar asal Nusa Penida, Klungkung, Bali. Dia sudah 10 tahun berjualan bendera di setiap bulan Agustus. "Pokoknya kita andalkan semangat saja meskipun sedang pandemi. Ini khan bulan kemerdekan," katanya, Kamis (5/8/2021).
Pria itu sudah membuka lapak di kawasan Renon pada 1 Agustus lalu. Ia jujur, soal hasil memang sangat jauh dibanding sebelum pandemi. " Dulu dapat Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta setiap harinya itu gampang. Sekarang, untuk Rp 100 ribu belum tentu dapat," katanya.
"Sekarang ini sepi sekali. Hanya satu dua buah bendera yang terjual," katanya.
Di luar bulan Agustus, ia sendiri berjualan bunga di pasaran untuk perlengkapan sembahyang umat Hindu. Namun usahanya itu juga tengah sepi karena sedang tidak ada upacara keagamaan.
ADVERTISEMENT
Bendera merah putih yang dijual Wayan diperoleh dari distributor di Bandung. Ada juga beberapa bendera tambahan sisa penjualan tahun lalu, sehingga potensi kerugiannya rendah. Harga bendera yang dijajakan juga beragam mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 200 ribu.
Semangat Agustus, Pria di Bali Ini Tetap Menjual Bendera Meski Terancam Merugi  (325588)
searchPerbesar
Pedagang musiman bendera merah putih di By Pass Mantra, Bali - LSU
"Untungnya, sekarang distributor menggunakan sistem pinjam barang. Jadi saya dikasih harga pokok saja, saya cari untung sendiri. Kalau bendera tidak laku bisa dikembalikan," tambahnya.
Berbeda dengan Wayan, Carries marline (35) penjual bendera merah putih di jalan By Pass Ida Bagus Mantra mengaku terbantu dengan adanya momen kemerdekaan. Sebab banyak pengemudi yang melintas di kawasan ini, dan membeli bendera untuk dipasang pada kendaraannya masing-masing.
Laki-laki asal Padang itu dalam satu hari bisa menjual bendera lebih dari 10 buah dengan harga yang bervariasi, yakni mulai dari Rp15.000 hingga Rp250.000. "Kami pedagang memanfaatkan momen yang ada. Ini membantu di tengah pandemi ini," tuturnya. (Kanalbali/RLS)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020