Pencarian populer

4 Bisnis Kuliner yang Mampu Bertahan Hingga Puluhan Tahun

Infografis 4 Bisnis Kuliner | Photo by Lily via Karja.id
Beberapa tahun terakhir ini bisnis kuliner sedang 'booming'. Beragam inovasi makanan baru bermunculan di pasaran. Mulai dari nugget pisang, ayam geprek mozarella, sampai kue kekinian.
ADVERTISEMENT
Semakin banyak bisnis kuliner yang bermunculan, pastinya persaingan juga akan semakin ketat. Jika tidak memiliki strategi yang kuat, bisnis kulinermu tidak akan bisa bertahan lama. Tetapi beberapa usaha berikut ini berhasil melakukannya. Mereka mampu bertahan bahkan berkembang di tengah ketatnya persaingan kuliner. Apa sajakah? Ini dia!
Gudeg Yu Djum
Gudeg Yu Djum | Photo by @gudegyudjum on Instagram
Gudeg terkenal sebagai makanan khas Kota Yogyakarta. Nah, satu di antara gudeg yang sangat legendaris di Kota Pelajar ini adalah Gudeg Yu Djum.
Gudeg Yu Djum dikenal sejak tahun 1949. Kini, bisnis tersebut telah memiliki beberapa cabang di Yogyakarta, di antaranya Jl.Mayjen Sutoyo No.60, Jl.Laksda Adisucipto Km.6 No.6A, dan Jl.Dagen No. 2C.
Berhasil sampai puluhan tahun, Gudeg Yu Djum melakukan beberapa inovasi seperti membuat kemasan yang lebih menarik dan mempermudah akses pembelian melalui kerja sama dengan transportasi online.
ADVERTISEMENT
Ayam Goreng Ny. Suharti
Ayam Goreng Ny. Suharti | Photo by @ayamgorengnysuhartipemuda on Instagram
Rumah makan Ayam Goreng Ny. Suharti berdiri pada 1972. Kini bisnis tersebut telah memiliki cabang di beberapa tempat di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Medan.
Sop Ayam Pak Min
Jika berbicara soal Klaten, Sop Ayam Pak Min pasti akan terlintas dalam pikiran Sobat Entreprenuer. Ya, Sop Ayam Pak Min memang dikenal sebagai salah satu kuliner yang legendaris di Klaten. Sop Ayam Pak Min ini sudah eksis dari setengah abad yang lalu. Kini Sop Ayam Pak Min sudah memiliki banyak cabang di beberapa kota di Indonesia.
Bebek Goreng H. Slamet
Bebek Goreng H. Slamet | Photo by @bebek_slamet on Instagram
Inilah salah satu kuliner asal Kartasura, Sukoharjo yang banyak peminatnya di Indonesia. Rumah makan yang terkenal dengan sambal pedasnya ini sudah dikenal masyarakat sejak 1986. Kini Bebek Goreng H. Slamet sudah memiliki banyak cabang di beberapa kota di Indonesia, termasuk Surabaya dan Jakarta.
ADVERTISEMENT
#terusberkarja
Content Writer : DEV
Editor : Charles
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80