kumparan
search-gray
Tekno & Sains26 Juni 2020 7:23

Bikin Hati Lega, Ini 4 Manfaat Berbuat Baik kepada Musuh

Konten Redaksi Karja
image.png
Ilustrasi bahagia | Foto: Pecels/Andrea Piacquadio
Sobat entrepreneur, apakah kalian memiliki musuh dalam hidup atau pernah bermusuhan dengan seseorang? Jika pernah, berarti kalian tidak sendiri, karena ada banyak orang yang bahkan hidup dengan memendam kebencian terhadap musuhnya.
ADVERTISEMENT
Bahkan tak jarang karena bermusuhan, banyak orang rela melakukan hal buruk kepada saingannya tersebut. Tentu hal tersebut bukanlah hal yang baik. Selain merugikan orang lain, memendam rasa benci juga buruk bagi diri sendiri.
Lantas, pernahkan kalian berpikir untuk berbuat baik kepada orang yang kalian anggap musuh? Ternyata, hal tersebut ada manfaatnya, lho! Yuk, simak pembahasannya di bawah ini.
1. Hidup lebih damai
image.png
Ilustrasi tertawa | Foto: Pexels/ELEVATE
Ketika kalian memendam kebencian bahkan dendam, tentunya kalian tidak akan merasa nyaman menjalani hidup. Kalian akan terus menerus berpikir untuk bagaimana caranya membalas dendam terhadap mereka yang sudah menyakiti kalian.
Hidup dalam dendam sungguh bukanlah sebuah hidup yang layak dijalani oleh seorang manusia. Hidup akan terasa tidak tentram dan penuh ancaman juga rencana balas dendam.
ADVERTISEMENT
Dengan kalian berbuat baik kepada musuh secara ikhlas, berarti kalian sudah memaafkan musuh dan percayalah hal tersebut akan membuat kalian merasa damai dalam hidup. Tidak ada lagi rencana jahat dalam benak kalian, juga kalian bisa lebih fokus pada kegiatan yang dilakukan sehari-hari.
2. Bisa menghilangkan dendam
image.png
Ilustrasi bertengkar | Foto: Pexels/Vera Arsic
Dengan berbuat baik kepada musuh juga bisa menghilangkan ikatan dendam. Rasa dendam yang kalian miliki tersebut pun akan sirna.
Bagaimanapun hati manusia bukanlah sebuah batu yang keras. Dengan kebaikan yang terus menerus kalian lakukan secara ikhlas, mereka akan sadar bahwa kalian menganggap mereka kini sebagai sosok teman, bukannya musuh.
Batu saja ditetesi air terus menerus bisa hancur, apalagi hati manusia jika ditetesi dengan kebaikan terus menerus juga akan berubah. Hati yang terus menerus diberikan kebaikan tentu akan membentuk karakter seseorang menjadi baik pula.
ADVERTISEMENT
3. Apa yang ditabur itu yang dituai
image.png
Ilustrasi mengobrol | Foto: Pexels/fauxels
Ingatlah bahwa hukum karma itu ada. Apa yang kalian tabur itulah yang akan kalian tuai pada suatu saat nanti.
Jika kalian berbuat baik pada musuh, maka suatu hari nanti kalian juga akan menerima kebaikan yang sama, bahkan mungkin lebih. Pada akhirnya apa yang kalian lakukan juga bisa saja menguntungkan diri kalian sendiri.
Jadi bagaimana Sobat, apakah sudah terpikir untuk memaafkan dan berbuat baik pada musuh atau masih tetap mendendam? Semua pilihan ada di tangan kalian, jadi jangan lupa untuk menimbang resikonya yang ada ya!
#terusberkarya
Karja, we share creative and up to date content (entrepreneurship, inspiration, and social issues) for Indonesia’s millennials. Support and follow us on kumparan (click here) and Instagram (click here).
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white