Tekno & Sains
·
15 Januari 2020 13:20

Tidak Selalu Negatif, Ini Manfaat Dari Mengeluh Alias Sambat

Konten ini diproduksi oleh Karja
Tidak Selalu Negatif, Ini Manfaat Dari Mengeluh Alias Sambat (259551)
Tidak melulu negatif, ternyata mengeluh atau sambat juga ada manfaatnya, lho! | Photo by Pexels/Craig Adderley
Berapa banyak dari kalian yang suka mengeluh? Setiap hari, pasti kalian pernah mengeluhkan satu atau dua hal yang terjadi dalam hidup. Bahkan, mungkin tiada hari yang kita lewati tanpa mengeluh.
ADVERTISEMENT
Pasti ada suatu saat dimana kita lelah dan akhirnya terucap kalimat-kalimat keluhan. Selama ini, mereka yang hobi mengeluh atau bahasa kekiniannya sambat, dianggap sebagai seorang yang lemah dan tidak pernah mensyukuri hidupnya. Well, anggapan tersebut tidak salah apabila memang keluhan tersebut menjadi sangat berlebihan dan terlalu sering dilakukan.
Sebenarnya, mengeluh itu wajar kok, Sobat. Tidak melulu negatif, ternyata mengeluh juga punya manfaat, lho! Kira-kira apa saja, ya? Yuk, disimak!
1. Menyalurkan Perasaan
Tidak Selalu Negatif, Ini Manfaat Dari Mengeluh Alias Sambat (259552)
Dengan mengeluh, kita dapat menyalurkan perasaan yang terpendam | Photo by Pexels/Victoria Borodinova
Dengan mengeluh, kalian bisa menyalurkan perasaan yang selama ini terpendam di dalam diri. Mengeluarkan unek-unek dengan beragam emosi seperti stress, sedih, dan tertekan, akan membuat beban terasa sedikit berkurang. Oleh karena itu, tak jarang setiap selesai mengeluh kalian akan merasa lega.
ADVERTISEMENT
Namun yang perlu diperhatikan, jangan mengeluh setiap hari dan dalam kadar berlebihan. Kalian tentu tidak mau, kan, dicap sebagai seorang pengeluh yang tidak tahu bagaimana cara mengucap syukur? Mengeluhlah dalam batas wajar.
Mengeluhlah hanya ketika kalian sedang dalam titik tidak bisa menahan semuanya sendirian. Kalian bisa menceritakannya pada teman dekat atau keluarga yang kalian percayai, namun hindari mengeluh di sosial media. Karena tidak semua orang memahami dan mengerti apa yang kalian rasakan dan alami dalam hidup. Bisa-bisa bukan mendapatkan solusi, malah kalian mendapatkan cacian dari netizen!
2. Bertukar Pikiran
Tidak Selalu Negatif, Ini Manfaat Dari Mengeluh Alias Sambat (259553)
Bisa untuk bertukar pikiran juga, lho! | Photo by Pexels/Tirachard Kumtanom
Dengan mengeluh, kalian juga bisa menemukan seseorang yang mungkin pernah berada dalam situasi yang sama dengan kalian sebelumnya. Dengan menemukan seseorang yang pernah berada dalam posisi yang sama, orang tersebut bisa membantu kalian dengan memberikan saran atau solusi yang pernah digunakannya dalam menyelesaikan masalah.
ADVERTISEMENT
Selain itu, kalian juga bisa melihat masalah dari berbagai sudut pandang, sehingga tidak hanya dari sudut pandang kalian saja. Karena dari mereka yang menjadi tempat kalian berkeluh kesah, mereka akan memberikan pandangan mereka mengenai masalah tersebut.
3. Meningkatkan Kreativitas
Tidak Selalu Negatif, Ini Manfaat Dari Mengeluh Alias Sambat (259554)
Dengan mengeluh, seseorang juga dapat meningatkan kreativitasnya | Photo by Pexels/Kaboompics .com
Manfaat mengeluh yang terakhir adalah meningkatkan kreativitas. Karena dengan mengeluh, kalian jadi bisa memandang masalah yang kalian alami dari berbagai sudut pandang yang berbeda.
Hal ini tentunya memudahkan kalian dalam menemukan ide-ide kreatif untuk memecahkan masalah yang ada. Dengan begitu kalian akan terlatih jika akan menghadapi masalah selanjutnya.
Kalian juga bisa membantu mereka yang memiliki masalah yang sama dengan kalian dengan menggunakan cara-cara yang kalian hadapi. Jika di kemudian hari kalian menghadapi beragam masalah pun, kalian akan selalu belajar untuk melakukan hal yang sama. Memandang masalah dari berbagai sudut pandang dan menemukan aneka solusi yang seusai untuk diterapkan dan bisa menjadi pemecahan masalah kalian.
ADVERTISEMENT
#terusberkarya
Jangan lupa follow Karja di Instagram (@karjaid) dan klik tombol 'IKUTI' di kumparan.com/karjaid untuk mendukung dan mengikuti konten menarik seputar entrepreneurship, kisah inspiratif, karya anak bangsa, dan isu sosial seputar milenial ya, Sobat!