Kumparan Logo
Konten Media Partner

3 Cara Menghilangkan Milia di Wajah

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bagaimana cara menghilangkan milia di wajah? Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana cara menghilangkan milia di wajah? Foto: Unsplash

Daftar isi

Milia adalah penyakit kulit berupa kelompok bintik-bintik putih kecil yang biasanya terjadi di sekitar hidung dan pipi. Kondisi ini tidak hanya dapat terjadi pada orang dewasa, tetapi juga bayi yang baru lahir. Namun, tidak perlu khawatir, ada beberapa cara menghilangkan milia di wajah yang dapat diikuti.

Menghilangkan milia dapat dilakukan dengan cara alami maupun medis. Lebih jelasnya, berikut informasi lebih jelas tentang penyebab dan cara mengatasi penyakit milia. Simak ulasannya pada artikel ini.

Penyebab Milia di Wajah

Menurut laman Healthline, milia adalah penyakit pada area kulit wajah yang berbentuk seperti jerawat dengan ukuran kecil. Milia sering kali bukan kondisi yang membahayakan. Namun, sebagian orang tetap ingin menghilangkannya untuk alasan estetika.

Milia bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti paparan sinar matahari, penumpukan makeup, hingga produk kecantikan yang dipakai tersumbat pada pori-pori. Lebih jelasnya, berikut beberapa penyebab milia di wajah yang kerap dialami oleh bayi baru lahir, anak-anak dan orang dewasa.

Penyebab-penyebab terjadinya milia. Foto: Unsplash

1. Hormon dari ibu yang mengandung

Penyebab milia pada bayi baru lahir bisa disebabkan oleh hormon dari ibu. Pada bayi, milia tidak menyebabkan peradangan atau pembengkakan. Namun, milia pada bayi umumnya tidak muncul lagi dua hingga empat minggu setelah lahir.

2. Paparan sinar matahari

Menurut laman Mayo Clinic, milia juga bisa disebabkan oleh paparan sinar matahari. Sebetulnya tidak hanya milia saja, paparan sinar matahari juga bisa menyebabkan kerusakan kulit lainnya yang lebih dalam jangka panjang.

Selain yang telah disebutkan di atas, ada juga penyebab-penyebab milia di wajah yang berpotensi dialami oleh setiap orang, di antaranya:

  • Milia karena kondisi kulit mengalami epidermolysis Bullosa (EB), pemphigoid cicatricial, atau porphyria cutanea tarda (PCT)

  • Penggunaan krim dalam jangka pendek krim

  • Efek dari perawatan milia, seperti dermabrasi atau pelapisan laser

  • Milia juga dapat berkembang jika kulit kehilangan kemampuan alami untuk meregenerasi sel. Ini bisa terjadi sebagai akibat dari penuaan

Cara Menghilangkan Milia di Wajah

Kondisi milia dapat menyebabkan beberapa orang menjadi tidak percaya diri dengan penampilannya. Lantas, bagaimana cara menghilangkan milia di wajah? Simak informasinya pada di bawah ini.

1. Melakukan eksfoliasi secara rutin

Eksfoliasi kulit adalah perawatan wajah yang bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati, sehingga wajah semakin cerah dan bersinar. Eksfoliasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan produk kecantikan yang mengandung asam salisilat, asam sitrat, dan asam glikolat.

2. Oleskan krim retinol

Menurut laman JAMA Dermatology, retinol adalah salah satu bahan perawatan kulit yang paling terkenal di pasaran. Sebetulnya, fungsi retinol ini adalah untuk mengobati beberapa masalah kulit, salah satunya adalah milia.

Namun, perlu diketahui bahwa krim retinol ini tidak boleh digunakan secara bersamaan dengan produk perawatan kulit lainnya yang mengandung alpha hydroxy acid (AHA), benzoil peroksida, vitamin C, dan asam salisilat.

Untuk pemilik kulit sensitif, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan rekomendasi retinol yang tepat. Dengan begitu, tidak ada efek samping yang dirasakan.

3. Membersihkan wajah dengan benar

Salah satu penyebab dari milia adalah kondisi wajah yang tidak dibersihkan dengan benar. Maka itu, pastikan bahwa wajah dibersihkan dengan benar dengan menggunakan sabun cuci wajah hingga cleansing oil. Selain milia, retinol juga bisa mengatasi beberapa gangguan kulit lainnya, seperti jerawat, keriput, dan lainnya.

Obat Penghilang Milia

Pengobatan milia tidak dibutuhkan oleh bayi, karena seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kondisi milia pada bayi bisa hilang usai 2-4 minggu setelah lahir. Namun, kondisi milia ini perlu diobati jika dialami oleh orang dewasa. Sebab, milia pada orang dewasa dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama.

Menyadur laman MedlinePlus, berikut beberapa obat-obat milia yang dapat diterapkan oleh pengidap milia.

1. Deroofing

Deroofing adalah suatu prosedur yang dilakukan dengan membuat lubang kecil di permukaan kulit menggunakan pisau bedah atau lancer. Nantinya, keratin yang membentuk milia akan didorong secara perlahan keluar dengan jari-jari atau jarum menggunakan ekstraktor komedo.

2. Ablasi laser

Ablasi laser adalah prosedur medis yang menggunakan energi panas untuk menghancurkan penyakit dan jaringan abnormal, salah satunya adalah milia. Untuk mendapatkan perawatan ini, pengidap milia perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kecantikan.

3. Diathermy

Dikutip dari laman WebMD, diathermy atau diatermi adalah suatu prosedur di mana perawatannya menggunakan suhu hangat atau panas pada tubuh yang bertujuan untuk meningkatkan memperlancar aliran darah, mengurangi nyeri, hingga membantu penyembuhan jaringan serta mobilitas.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(JA)

Frequently Asked Question Section

Milia disebabkan karena apa?
chevron-down

Pada beberapa kasus, milia bisa disebabkan oleh beberapa kasus, seperti paparan sinar matahari, penumpukan makeup, hingga produk kecantikan yang dipakai tersumbat pada pori-pori.

Bagaimana cara menghilangkan milia di wajah secara alami?
chevron-down

Milia dapat dibersihkan secara alami dengan mencuci wajah dengan rutin agar kondisi wajah tetap bersih.

Apa penyebab milia pada bayi?
chevron-down

Penyebab milia pada bayi baru lahir bisa disebabkan oleh hormon dari ibu.