7 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Kambuh

Konten Media Partner
30 Desember 2022 11:15
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Apa saja pertolongan pertama saat asam lambung kambuh? Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Asam lambung yang naik menyebabkan berbagai macam gejala, mulai dari perut mulas, mual, kembung, nyeri, serta panas di bagian dada (heartburn). Gejala-gejala tersebut yang menyebabkan pengidapnya merasa tidak nyaman, sehingga dibutuhkan pertolongan pertama saat asam lambung kambuh.
ADVERTISEMENT
Lebih parah, gejala asam lambung ini dapat berlangsung selama beberapa jam dan bisa terjadi setelah atau sebelum makan. Oleh karena itu, penyakit ini tidak bisa dianggap sepele.

Pertolongan Pertama saat Asam Lambung Kambuh

Mengonsumsi obat maag jadi pertolongan pertama saat asam lambung kambuh. Foto: Unsplash
Penyakit asam lambung atau refluks asam adalah kondisi ketika asam dari lambung naik kembali ke kerongkongan. Kondisi ini disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan pedas, asam, berminyak, berlemak, hingga mengandung kafein.
Menurut laman Healthline, ketika asam lambung sudah naik ke kerongkongan, kondisi ini bisa memicu berbagai macam gejala, mulai dari sesak napas, kerongkongan sakit, mual, dan lain sebagainya. Jika dibiarkan dan tidak mendapatkan pertolongan pertama dapat memicu komplikasi lainnya.
Apa saja pertolongan pertama saat asam lambung kambuh yang dapat diterapkan? Dalam laman National Health Service, berikut informasinya.
ADVERTISEMENT

1. Meninggikan posisi bantal

Pertolongan pertama saat asam lambung kambuh yang dapat dilakukan adalah meninggikan posisi bantal. Kondisi ini dapat dilakukan ketika asam lambung terjadi saat berbaring di atas kasur.
Posisi kepala disarankan lebih tinggi hingga hingga 20 cm. Tujuannya untuk mengurangi gejala asam lambung naik yang terjadi ketika di malam hari. Tidak hanya membantu mengurangi asam lambung yang naik, meninggikan posisi bantal juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

2. Tidur miring ke kiri

Pertolongan pertama saat asam lambung kambuh yang selanjutnya adalah memposisikan tubuh miring ke kiri. Dalam penelitian, terungkap bahwa tidur miring ke kiri dapat mengurangi paparan asam lambung di kerongkongan hingga 71%.
Kondisi ini terjadi karena kerongkongan memasuki sisi kanan lambung. Jadi, ketika pengidapnya berbaring miring ke kanan, asam lambung akan menutupi sfingter esofagus bagian bawah, sehingga dapat memperparah penyakit asam lambung naik.
ADVERTISEMENT

3. Mengonsumsi obat maag

Mengonsumsi obat maag menjadi pertolongan pertama yang paling efektif bagi penderita sakit maag. Rasa nyeri akibat asam lambung yang naik dapat reda seketika usai Anda mengonsumsi obat-obatan, seperti antasida, H2 blocker, penghambat pompa proton (PPP), dan lain-lain.
Namun, mengonsumsi obat-obatan dalam jangka panjang dapat berdampak negatif pada ginjal. Oleh karena itu, usahakan untuk memperbaiki pola makan dan terapkan pola hidup sehat untuk mencegah kambuhnya sakit maag.

4. Mengunyah permen karet

Asam lambung dapat diantisipasi dengan mengunyah permen karet. Menyadur laman Journal of Dental Research, mengunyah permen karet dapat membantu mengurangi asam di kerongkongan. Tidak hanya meningkatkan produksi air liur, mengunyah permen karet dapat mengurangi keasaman di dalam mulut.
Perlu diingat, ketika anak-anak mengonsumsi permen karet, orang tua perlu memperhatikannya agar permen karet tidak tertelan dan menimbulkan kondisi yang justru lebih berbahaya.
ADVERTISEMENT

5. Minum seduhan kunyit

Kunyit sudah lama digunakan sebagai obat gangguan pencernaan alami. Ketika maag kambuh, tidak ada salahnya menyeduh secangkir teh kunyit hangat untuk meredakan nyerinya.
Dalam penelitian dari jurnal Pharmacognosy Reviews mengatakan bahwa efek curcumin dapat mengobati peradangan akibat luka dan melindungi perut dari iritan-iritan tersebut. Cara kerjanya dengan meningkatkan produksi lendir dinding meningkatkan produksi lendir dinding lambung.
Kunyit tersebut terbukti bisa mengurangi frekuensi kambuhnya gejala maag. Sebab, kurkumin dalam kunyit juga bekerja mengendalikan produksi asam lambung dan empedu berlebih.

6. Mengonsumsi makan malam lebih awal

Para ahli di bidang kesehatan menyarankan kepada orang yang sering mengalami penyakit asam lambung naik untuk makan malam lebih awal, yakni 3 jam sebelum tidur.
Terlambat makan malam dapat mengakibatkan asam lambung naik hingga 5% lebih besar. Selain itu, makan malam yang terlalu larut dapat menyebabkan diabetes.
ADVERTISEMENT

7. Melonggarkan pakaian

Melonggarkan pakaian bisa dijadikan sebagai salah satu pertolongan pertama saat asam lambung naik. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, asam lambung berpotensi memicu terjadinya sesak napas. Untuk mengatasi kondisi ini, disarankan untuk melonggarkan pakaian atau celana.

Kenapa Asam Lambung Kambuh di Malam Hari?

Penyakit asam lambung sering terjadi di malam hari, kondisi ini dapat terjadi karena beberapa sebab. Menurut laman Cleveland Clinic, berikut beberapa penyebab asam lambung kambuh di malam hari.
Berada dalam posisi berbaring menyebabkan cairan asam lambung dapat kembali naik ke kerongkongan karena pengaruh gaya gravitasi.
Langsung tidur setelah mengonsumsi makanan dapat membuat lambung yang dipenuhi makanan akan menekan katup yang berada di antara kerongkongan bagian bawah dan atas lambung.
ADVERTISEMENT
Berkurangnya produksi air liur sehingga dapat menghambat menetralkan asam lambung.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)