News
·
6 September 2021 12:50
·
waktu baca 2 menit

3 Pelaku Pemerkosa Anak Bawah Umur di Buton Utara Diringkus Polisi

Konten ini diproduksi oleh kendarinesia
3 Pelaku Pemerkosa Anak Bawah Umur di Buton Utara Diringkus Polisi (26153)
searchPerbesar
Salah seorang pelaku usai diringkus tim Walet Sat Reskrim Polres Buton Utara. Foto: Deden Saputra/kendarinesia.
Tim Walet Sat Reskrim Polres Buton Utara, meringkus 3 orang pelaku persetubuhan anak bawah umur berinisial NN, RD dan SH, di Desa Torombia, Kecamatan Kulisusu Utara, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (31/08).
ADVERTISEMENT
Kasat Reskrim Polres Buton Utara, Iptu Sunarton mengatakan, kejadian persetubuhan itu bermula saat pelaku NN dan RD mengajak korban ke sebuah pondok kebun yang bertempat di Jalan Tani Desa Torombia.
"Setiba disana, RD menyuruh korban untuk membuka bajunya dan kemudian RD meraba-raba bagian dada dan alat vital korban. RF lalu menyetubuhi korban di pondok itu," ungkap Sunarton, pada Sabtu (04/09).
Pada saat RD sedang melakukan aksinya, lanjut Sunarton, kedua rekan pelaku (NN dan SH) datang, sehingga RD dan korban langsung berlari meninggalkan kedua pelaku.
"Setelah itu, RD kembali menemui kedua rekannya. Dan saat itu NN dan SH pergi menemui korban dan meminta untuk dilayani nafsunya. Dengan keadaan terpaksa, korban menuruti kemauan kedua pelaku (RD dan NN) secara bergantian," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Atas kejadian itu, korban lalu melaporkan kepada kedua orang tuanya. Keberatan apa yang menimpa anak perempuannya itu, kedua orang tua korban lalu melaporkan peristiwa itu ke Polres Buton Utara.
"Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan oleh unit PPA Sat Reskrim Polres Butur, sementara ketiga pelaku sudah kami tahan diruang tahanan Polres Buton Utara. Dari ketiga pelaku, ada satu pelaku yang masih dibawah umur dan proses penyidikannya kami lakukan proses penyidikan untuk anak," jelas Sunarton.
Atas kasus ini, ketiga pelaku dijerat Pasal 81 Ayat (2) Uu Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 293 KUHP. Ketiganya terancam 15 tahun penjara.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020