News
·
28 Juli 2021 19:04
·
waktu baca 2 menit

PPKM Terus Diperpanjang, Ojol di Kendari Keluhkan Orderan Sepi

Konten ini diproduksi oleh kendarinesia
PPKM Terus Diperpanjang, Ojol di Kendari Keluhkan Orderan Sepi (50271)
searchPerbesar
Sejumlah driver ojol di kendari sedang menunggu orderan. Foto: Andi May/kendarinesia.
Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM ) Level 3 hingga 2 Agustus, banyak dikeluhkan masyarakat Kota Kendari, tidak terkecuali mereka yang berprofesi sebagai Ojek Online (Ojol).
ADVERTISEMENT
Para ojol di kendari mengakui selama PPKM Skala Mikro hingga berubah status ke PPKM Level 3 membuat orderan sepi hingga menurunkan pendapatan dan justru melumpuhkan ekonomi khususnya rakyat bawah.
Seperti yang dikatakan Budi Agus (36) salah satu driver ojol di kendari, bahwa penerapan PPKM yang terus diperpanjang membuat pendapatan mereka semakin menurun.
"PPKM sebelumnya sudah cukup menurunkan pendapatan kami apalagi sampai diperpanjang, anak istri saya mau makan apa? Kami dari awal pandemi saja sudah menderita, ditambah lagi dengan penerapan PPKM yang harusnya sudah selesai tapi makin diperpanjang," ujar Budi, pada Rabu (28/07).
Sementara itu, terkait bantuan sosial, beberapa drivel ojol di kendari mengaku belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Mereka mengaku bantuan tersebut hanya diberikan kepada warga yang terdaftar sebagai penerima PKH dan BST.
ADVERTISEMENT
"Kami belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah selama PPKM Mikro diperketat sampai diperpanjang menjadi PPKM Level 3. Kami ojek online yang benar-benar terdampak atas penerapan PPKM ini, sedangkan bantuan hanya yang terdaftar PKH dan BST," ujar Rajab salah satu driver ojol.
Driver ojol di Kota Kendari berharap kepada pemerintah agar PPKM ini segera berakhir, termasuk bantuan yang tepat sasaran terhadap warga yang terdampak akibat penerapan PPKM.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020