kumparan
News6 April 2020 21:47

Seorang Pria Ber - KTP Kolaka, Sultra, Dinyatakan Positif Corona di Makassar

Konten Redaksi Kendarinesia
#dirumahajah.jpg
Ilustrasi #dirumahaja. Foto: Ramayanto Zimani/kendarinesia.
Tim Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra), mengklarifikasi data terbaru yang dikeluarkan oleh Tim Gugus Tugas Nasional, Senin sore (6/4), terkait update data jumlah pasien positif corona secara nasional.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Nasional menyebut bahwa terdapat 1 kasus baru positif Virus Corona di Provinsi Sulawesi Tenggara, sehingga total kasus positif di Sultra menjadi 7 orang.
Namun, Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal menjelaskan, bahwa 1 pasien positif tersebut memang memiliki KTP Kabupaten Kolaka, Sultra. Namun pasien tersebut sudah tinggal di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) selama 2 tahun.
Rabiul Awal bilang, pasien positif baru yang dimaksut oleh Gugus Tugas Nasional adalah seorang laki - laki berusia 39 tahun. Lelaki tersebut memang dinyatakan positif Virus Corona, tapi saat ini sedang dirawat disalah satu Rumah Sakit di Makassar.
"Kami perlu menklarifikasi untuk tambahan 1 pasien positif pada tabel Gugus Tugas Nasional, hari ini kami mendapat notif tentang seorang laki laki umur 39 tahun, yang terinput sebagai data kasus konfrmasi positif di Sultra. Kami jelaskan, setelah ditelusuri, pasien tersebut benar menggunakan KTP Sultra, Kabupaten Kolaka. Tapi pasien tersebut dirawat disalah satu Rumah Sakit di Makassar sejak akhir Maret atau Minggu ke 4 Maret 2020," jelasnya, Senin malam (6/4).
ADVERTISEMENT
Menurutnya, pasien tersebut memang sudah berdomisili di Makassar selama 2 tahun, dan terakhir kali mengunjungi Kabupaten Kolaka pada pertengahan 2019.
"Sebagai tambahan keterangan, pasien itu telah berdomisili di Kota Makassar kurang lebih 2 tahun, dan terakhir berkunjung ke Kolaka pada Juni 2019," sambungnya.
dr Wayong -- Sapaan karib dr Rabiul Awal -- menegaskan bahwa hingga Senin (6/4) pukul 17.00 WITA, data kofirmasi positif untuk Sultra tetap 6 orang. Dengan rincian, 1 kasus sembuh, 5 kasus lama.
"Semua kasus lama sedang menjalani perawatan di RS Bahteramas Kendari, dalam kondisi stabil, baik," pungkasnya.
Sedangkan untuk data Orang Tanpa Gejala (OTG) tercatat sebanyak 67 orang, Orang dalam Pemantauan (ODP) 579 orang, dan Pasien dalam Pengawaaan (PDP) 15 orang.
ADVERTISEMENT
𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙛𝙤𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙠𝙚𝙣𝙙𝙖𝙧𝙞𝙣𝙚𝙨𝙞𝙖 𝙙𝙞 𝙄𝙣𝙨𝙩𝙖𝙜𝙧𝙖𝙢 @𝙠𝙚𝙣𝙙𝙖𝙧𝙞𝙣𝙚𝙨𝙞𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙡𝙞𝙠 𝙩𝙤𝙢𝙗𝙤𝙡 '𝙄𝙆𝙐𝙏𝙄' 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙧𝙖𝙜𝙖𝙢 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙖𝙧𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙞𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙙𝙞 𝙎𝙪𝙡𝙖𝙬𝙚𝙨𝙞 𝙏𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧𝙖.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan