Tersambar Petir Saat Melaut, Seorang Nelayan Hilang di Perairan Buton

Konten Media Partner
24 November 2022 8:46
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tim SAR diberangkatkan untuk mencari nelayan hilang di perairan Buton, pada Kamis (24/11). Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR diberangkatkan untuk mencari nelayan hilang di perairan Buton, pada Kamis (24/11). Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
Seorang nelayan bernama La Jamadin (55) hilang di perairan Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dari keterangan saksi, korban tersambar petir saat sedang melaut.
ADVERTISEMENT
Humas Basarnas Kendari Wahyudi mengungkapkan korban awalnya turun melaut pada Rabu (23/11) sekitar pukul 03.00 Wita bersama nelayan lainnya. Korban kebiasaan melaut di sekitar perairan antara Desa Koholimombono, Buton dan Karang Kapota, Wakatobi.
"Sekitar pukul 11.00 Wita, saksi yang melihat korban dari kejauhan sedang menghidupkan mesin kapalnya," kata Wahyudi, pada Kamis (24/11).
Tiba-tiba, lanjut Wahyudi, saksi yang merupakan nelayan lainnya merasakan hujan deras disertai petir. Petir tersebut lalu menyambar korban yang tengah menyalakan mesinnya.
"Hujan deras yang turun disertai petir langsung menyambar korban," bebernya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Nelayan setempat yang menyaksikan kejadian itu langsung berusaha mendekati kapal korban untuk melakukan pertolongan. Namun saat dihampiri, korban sudah tidak berada di dalam kapalnya.
"Saksi bersama rekannya tiga orang berusaha mendekati dan melihat korban sudah tidak berada di atas longboatnya," ujar dia.
ADVERTISEMENT
Wahyudi mengungkapkan para nelayan tersebut dan keluarga sudah mencoba melakukan pencarian, namun hasilnya nihil.
Sementara Basarnas yang mendapatkan informasi pada Kamis (24/11) sekitar pukul 07.30 Wita langsung memberangkatkan tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban.
"Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi kecelakaan untuk memberikan bantuan SAR," ungkapnya.
Hingga berita ini terbit, Tim SAR bersama nelayan setempat masih berusaha melakukan pencarian terhadap korban La Jamadin.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020