kumparan
18 Sep 2019 17:32 WIB

TNI Gadungan di Sultra yang Curi HP Juga Nyaris Perkosa Pacarnya

Barang bukti milik Ebong TNi Gadungan di kendari, Foto: dok Polres Kendari.
Muhammad Aldi Aditia alias Ebong (21 tahun), TNI gadungan yang ditangkap Buser 77 Kepolisian Resor Kendari, pada Selasa (17/9), karena mencuri handphone, juga diketahui nyaris memperkosa kekasihnya berinisial J (20 tahun).
ADVERTISEMENT
Kepala Satuan Reserse Kriminal, Polres Kendari, AKP Diki Kurniawan, menjelaskan, sebelum mencuri Hp, Ebong juga memaksa kekasihnya untuk berhubungan intim. Namun, korban menolak.
Saat itu, Ebong mengajak kekasihnya pergi jalan - jalan ke Kebi (Kendari Beach). Sesampainya disana, Ebong memaksa agar kekasihnya pergi ke penginapan yang tak jauh dari Kebi. Namun, korban menolak dan berontak.
"Terjadilah tarik menarik antara pelaku dan pacaranya ," ungkap Diki, Rabu (18/9).
Ebong terduga TNI Gadungan yang menggasak harta kekasihnya, Foto: Dok Polres Kendari.
Setelah tak berhasil mengajak pacaranya berhubungan badan, Ebong lalu mengantarkan korban pulang.
Namun, betapa terkejutnya korban, setelah memeriksa Hp yang ia simpan dikantong sudah raib.
"Korban lalu melapor ke Polres Kendari. Kerugian korban sekitar Rp 2,7 juta," katanya.
Tak sampai disitu, Ebong kembali beraksi dengan mencuri HP milik murid karate yang sedang menjalani latihan persiapan kualifikasi Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) di taman kota Kota Kendari, Minggu (15/9).
ADVERTISEMENT
"Kami berhasil menangkap pelaku di kawasan gedung KONI, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kendari, Selasa 17 September 2019 sekitar pukul 15.00 wita," pugkasnya
Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa HP dan uang tunai Rp 1 juta. Selain itu, Polisi juga mengamankan satu stel seragam militer TNI AD dan seragam anggota Polri yang kerap digunakan Ebong beraksi. Pelaku kini mendekam di ruang tahanan Mapolres Kendari. Sampai saat ini baru dua korban yang melapor.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan