News
·
7 September 2021 19:28
·
waktu baca 2 menit

28 Desa di Kepri Tertinggal, Terbanyak di Kabupaten Lingga

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
28 Desa di Kepri Tertinggal, Terbanyak di Kabupaten Lingga (93945)
searchPerbesar
Ilustrasi desa di wilayah pulau-pulau di Kepri. Foto: Istimewa.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Kepulauan Riau mengungkapkan sebanyak 28 desa di Kepulauan Riau, dikategorikan sebagai desa tertinggal dan terbanyak berada di Kabupaten Lingga berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.
ADVERTISEMENT
Kepala Dinas PMD Dukcapil mengungkapkan adapun penilaian tersebut didapat dari empat indikator yaitu desa mandiri, maju, berkembang dan tertinggal. Dari empat kategori tersebut, untuk Desa Tertinggal Kabupaten Lingga dari 28 Desa Tertinggal menempati urutan pertama, dengan jumlah 19 Desa Tertinggal.
"Sementara diurutan kedua, ada di Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 6 desa, dan tiga desa ada di Kabupaten Karimun," ujarnya.
Meskipun di Anambas terdapat enam desa tertinggal, namun Anambas juga memiliki satu Kategori Desa Mandiri, yang merupakan satu-satunya Desa Kategori Mandiri menurut IDM di Provinsi Kepulauan Riau.
"Desa mandiri di Anambas itu Desa Payalama di Kabupaten Kepulauan Anambas," ujarnya.
Sementara itu Kabupaten Lingga sendiri dengan jumlah 75 Desa, hanya 6 Desa yang masuk sebagai desa dengan Kategori Maju menurut IDM. Dan Desa-desa tersebut menurutnya, berada dekat dengan wilayah perkotaan.
ADVERTISEMENT
"Kami mendorong, supaya seluruh desa di Kepri ini menjadi desa mandiri," sebut Sardison.
Untuk Desa dengan kategori maju terbanyak ada di Kabupaten Natuna, dari 70 Desa, 26 desa merupakan desa dengan kategori maju. Kemudian di susul Bintan dan Karimun sama-sama memiliki 13 desa maju, dari jumlah desa di Karimun sebanyak 42 desa dan Bintan sebanyak 36 desa.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020