News
·
30 Januari 2021 11:33

Anjlok Drastis, Kunjungan Wisman ke Kepri Hanya 400 Ribu Sepanjang Tahun 2020

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Anjlok Drastis, Kunjungan Wisman ke Kepri Hanya 400 Ribu Sepanjang Tahun 2020 (94690)
searchPerbesar
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar. Foto: Ismail/kepripedia.com
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar, mengungkapkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2020 anjlok. Tercatat, selama satu tahun tersebut sekitar 400 ribu wisman yang berkunjung ke Kepri.
ADVERTISEMENT
"Sangat jauh dari target kita 2,6 juta. Total itu pun didominasi pada Januari dan Februari 2020 saja sebelum pandemi," ungkapnya, Jumat (29/1).
Ia mengatakan, anjloknya kunjungan Wisman pada 2020 lalu dapat dipahami, karena diakibatkan pandemi COVID-19. Hal tersebut, bahkan juga dialami seluruh wilayah Indonesia, bahkan dunia internasional.
Namun demikian, untuk tahun 2021 ini, lanjut Buralimar, sebisa mungkin pihaknya akan berupaya membuka kembali membuka pintu wisman di Kepri.
"Maka kita intens koordinasi dengan beberapa pihak, bahkan Kemenpar juga mendorong ini segera dibuka," ujarnya.
Menurut Buralimar, hampir seluruh fasilitas pariwisata unggulan di Kepri sudah sangat siap menerima tamu wisman dengan mengedepankan protokol kesehatan. Itu merupakan bukti keseriusan para pelaku pariwisata, mulai dari pengelola hotel, resort, bahkan penyelenggara kegiatan olahraga wisata agar pintu tersebut kembali dibuka.
ADVERTISEMENT
"Terbukti dari Menpar kemarin, melihat kesiapan Batam dan Bintan menerima wisman. Sudah sangat siaplah, kita percaay diri," kata Buralimar.
Dia berharap, pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali dibukanya pintu wisman ke Kepri, agar target wisman 2,6 juta pada tahun 2021 tercapai. Disamping itu, juga dapat membantu makin menggeliatnya ekonomi di Provinsi Kepri.
Sebagaimana diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan ke Kepri periode Januari-November 2020 sebanyak 411.913 kunjungan. Jumlah tersebut mengalami penurunan hingga 84,08 persen dibanding periode yang sama tahun 2019, yaitu dari 2.587.881 kunjungan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020