kumparan
13 November 2019 8:40

APBD Kepri 2020 Rp 3,9 Triliun, Akhir November Akan Disahkan

Sekda Prov Kepri.jpg
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah. Foto : Ismail/kepripedia.com
Setelah melakukan pembahasan internal antar OPD dan TAPD, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akhirnya menyepakati total APBD 2020 berjumlah Rp 3,9 triliun.
ADVERTISEMENT
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah mengungkapkan, setelah melakukan pembahasan secara maraton bersama internal OPD dan TAPD, akhirnya disepakati APBD Kepri 2020 yang sebelumnya ditargetkan Rp 4 triliun turun menjadi Rp 3,9 triliun.
Turunnya target APBD TA 2020 ini, dikarenakan Pemprov Kepri, tidak bisa mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor dan sumber pendapatan.
"Memang sebelumnya kita menargetkan APBD Kepri 2020 sebesar Rp 4 triliun. Namun, dalam perjalannya setelah dihitung ulang agak berat," ungkap Arif, belum lama ini.
Arif juga menyampaikan, meski sudah diturunkan menjadi Rp 3,9 triliun, namun tak menutup kemungkinan akan berubah lagi angkat target pendapatan mengingat masih dalam pembahasan.
Untuk sumber pendapatan APBD sendiri, diterangkan Arif, tentunya sesuai dengan ketentuan UU 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah dan juga kewenangan pemerintah dalam pengelolaan pendapatan dan keuangan.
ADVERTISEMENT
"Kita juga memasukan sumber lainnya yakni dari anggaran perimbangan pusat yang merupakan hak daerah. Selain itu sumber-sumber PAD yang kita kelola dan juga dari pembiayaan yang dikembalikan atau Silpa," ujarnya.
Ia menambahkan, direncanakan dalam pekan ini pihaknya bersama DPRD Kepri akan menggelar paripurna Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Platform Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
"Saya rasa sudah clear semua. Dalam minggu ini bersama DPRD akan kita gelar KUA-PPAS," tukasnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan