News
·
23 April 2020 18:38

Dampak Corona: Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadan di Tanjungpinang Sepi

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Dampak Corona: Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadan di Tanjungpinang Sepi (211954)
searchPerbesar
TPU Teluk Keriting di Jalan Usman Harun di Tanjungpinang jelang Ramadhan. Foto: Ismail/kepripedia.com
Aktivitas ziarah kubur menjelang ramadhan di Tanjungpinang sepi pengunjung. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, biasanya menjelang Ramadan, masyarakat khususnya di Tanjungpinang beramai-ramai melaksanakan ziarah kubur.
ADVERTISEMENT
Seperti pantauan kepripedia di Taman Pemakaman Umum (TPU) Teluk Keriting di Jalan Usman Harun di Tanjungpinang, sejak Rabu (22/4) kemarin tampak hanya ada beberapa para peziarah yang sedang membersihkan makam kerabatnya masing-masing.
Di pintu masuk area pemakaman, terpampang pamflet yang berisi imbauan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, di antaranya peziarah diwajibkan menggunakan masker, memberi jarak antar peziarah, dan lain sebagainya.
Penjaga TPU Teluk Keriting, Jony, mengakui aktivitas ziarah kubur pada tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya, 2-3 hari menjelang Ramadan masyarakat sudah berbondong-bondong melaksanakan ziarah.
Bahkan, saking ramainya ia harus meminta bantuan anak tempatan untuk mengatur parkir kendaraan warga yang berziarah
"Sekarang sepi, karena Corona dan ada imbauan Pemkot juga untuk membatasi ziarah," katanya.
ADVERTISEMENT
"Kalau misalnya orang sekali datang langsung ramai, tetap kami ingatkan," tambahnya lagi.
Sementara itu, salah satu peziarah, Herika, mengaku sudah menjadi kebiasaan dirinya bersama keluarga melakukan ziarah kubur menjelang Ramadan dan lebaran. Oleh karena itu, ia menyebutkan tidak akan meninggalkan rutinitas itu walaupun saat ini Tanjungpinang sedang menghadapi pandemi COVID-19.
Kendati demikian, Herika mengatakan ia tetap mengikuti imbauan pemerintah dengan tetap memakai masker dan selalu menerapkan physical distancing.
"Walaupun begitu, kami pakai masker dan tidak ramai-ramai," ucapnya.
---
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
---
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.