Disperindag Batam Ancam Cabut Izin Pangkalan yang Jual Elpiji 3 Kg ke Pengecer

Konten Media Partner
29 September 2020 16:18
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Disperindag Batam Ancam Cabut Izin Pangkalan yang Jual Elpiji 3 Kg ke Pengecer (371152)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian. Foto: Rega/kepripedia.com
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau memastikan tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kg subsidi di Kota Batam Kepulauan Riau.
ADVERTISEMENT
"Jumlah kuota yang diberikan pemerintah pusat cukup hingga bulan Desember 2020, tidak ada langka," kata Gustian pada kepripedia, Selasa (29/9).
Dia menegaskan, bagi setiap pangkalan yang menjual gas elpiji 3 kg bersubsidi kepada pengecer tidak sesuai dengan ketentuan maka pihaknya akan mengambil keputusan mencabut izin pangkalan.
"Saya tegaskan bahwa pangkalan yang menjual gas 3 kg kepada pengecer atau tidak ke masyarakat bawah, bakal kita cabut izinnya," tegas dia.
"Jika ada pangkalan yang bermain diarea pemberian gas elpiji tidak sesuai dengan peruntukannya dan menjual pada pengecer atau yang tidak berhak. Bahkan sekaligus agen kita cabut," tambah dia.
Dia mengakui di lapangan masih banyak pangkalan yang menjual pada pengecer, yang menjual tanpa prosedur. Hanya saja belum ada ditemukan oleh pihaknya secara langsung.
ADVERTISEMENT
"Jika kedapatan kita akan berikan sanksi teguran pada agen dan diteruskan kepada pangkalan," bebernya.
Bagi masyarakat, kata Gustian, yang mengetahui pangkalan menjual gas elpiji kepada pengecer atau masyarakat yang tidak berhak mendapatkannya bisa langsung memberikan informasi kepada Disperindag.
"Kita bakal tindak lanjuti informasi yang diberikan masyarakat," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Kota Batam, Kepulauan Riau kini mengaku susah mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Kelangkaan tersebut di antaranya diakui oleh warga di sekitar pangkalan wilayah Sagulung Kota Batam.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020