Hadapi Ancaman Resesi, Ini Instruksi Gubernur Kepri ke Masing-Masing Daerah

Konten Media Partner
6 Desember 2022 16:44
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Dok Humpro Kepri
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Dok Humpro Kepri
ADVERTISEMENT
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menginstruksikan pada masing-masing daerah di Kepri untuk mendorong ketahanan pangan khususnya komoditi bahan pokok.
ADVERTISEMENT
Hal ini menjadi salah satu upaya dan strategis yang dapat dilakukan dalam menghadapi ancaman resesi yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2023 mendatang.
"Bersama pemerintah pusat kita sudah berkolaborasi untuk menjamin bagaimana ketersediaan pangan. Untuk itu kita sudah mulai mendorong beberapa komoditas," ujar Ansar di Karimun, Selasa (6/12).
Adapun komoditi itu mencakup jagung, cabai, terutama bawang yang dalam beberapa bulan terakhir rentan mengalami inflasi.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Meski begitu, kata Ansar, situasi pandemi COVID-19 beberapa waktu lalu menjadi pengalaman penting dalam menjaga ketahanan pangan.
"Saya kira kita pasti bisa melalui itu, karena berkaca pada situasi pandemi yang terjadi beberapa waktu lalu," katanya.
Menurutnya, selain fokus pada ketahanan pangan, Pemerintah juga akan melakukan kebijakan penguatan di sektor di UMKM dengan memberikan kredit usaha dengan bunga nol persen.
ADVERTISEMENT
Per Oktober 2021 lalu, tercatat sebanyak 900 pelaku UMKM di Kepri mengajukan kredit dengan total pinjaman mencapai Rp 90 miliar.
"Kita juga memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dengan memberikan pinjaman kredit bunga nol persen melalui bantuan 20 juta per UMKM," tutupnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020