News
·
20 Mei 2021 13:42

Jokowi Ditagih Soal Jembatan Batam-Bintan

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Jokowi Ditagih Soal Jembatan Batam-Bintan (340086)
searchPerbesar
Gubernur kepri, Ansar Ahmad, bersama Presiden Jokowi saat kunjungan ke Kepri, Rabu (19/5). Foto: Dok Humas Pemprov Kepri.
Kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Provinsi Kepri tidak disia-siakan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk menagih janji Presiden terkait pembangunan Jembatan Batam-Bintan yang akan menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan.
ADVERTISEMENT
Namun saat disinggung dan diingatkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad terkait pembangunan Jembatan Batam-Bintan, Presiden hanya mengangguk-anggukan kepalanya.
"Saya tadi menyampaikan progres persiapan pembangunan jembatan Batam-Bintan. Saya juga mengingatkan beliau, bahwa jembatan Batam-Bintan ini adalah, merupakan cita-cita dan keinginan Pak Presiden, dan saat ini memasuki priode kedua masa kepemimpinannya. Beliau mengangguk-anggukan kepalanya," kata Ansar usai mengantar Presiden Jokowi di Bandara RHF Tanjungpinang, Rabu (19/5) malam.
Ansar juga menyampaikan kepada Presiden dampak atau multiplayer efect atau multy perpus dari keberadaan jembatan Batam-Bintan itu.
"Insya Allah beliau (Jokowi) merespen dengan baik," ujar mantan Bupati Bintan ini.
Ansar juga menyebutkan, pada momen tersebut dirinya diberi kesempatan untuk menyampaikan beberapa program-program sterategis lainnya yang ada di Provinsi Kepri seperti laporan perkembangan Bandara Busung.
ADVERTISEMENT
Selain itu dirinya juga menyampaikan usulan terkait lima kawasan ekonomi  kusus (KEK) yang sebelumnya telah diusulkan dan bahkan sebagaian sudah ada persetujuan dari dewan KEK-nya.
"Saat ini tinggal menunggu peraturan pemerintah saja," terang Ansar tanpa menyebutkan ke lima usulan kawasan KEK tersebut.
Diketahui pada 2019 lalu, Jokowi yang kala itu merupakan Calon Presiden nomor urut 01 menjanjikan akan membangun jembatan dari Batam ke Bintan. Janji itu disampaikannya saat orasi politik di hadapan ribuan pendukungnya di Kompleks Stadion Temenggung Abdul Jamal, Batam, Sabtu (6/4/2019) silam.
Alasannya pembangunan jembatan BaBin itu untuk mempermudah akses masyarakat di dua kota tersebut. Ia juga meyakinkan jika segera merampunhkan segala teknis pembangunan jembatan BaBin.
Sejak terpilih, hingga memasuki pertengahan tahun 2021, progres jembatan yang direncanakan menjadi terpanjang se Sumatera ini masih terus digesa. Sejumlah pejabat hingga menteri terkait beberapa kali mengunjungi Kepri untuk pembahasan lanjut.
ADVERTISEMENT