Kisah Miris Penjaga Kantin Sekolah Penderita Tumor di Karimun

Konten Media Partner
6 Agustus 2019 18:51
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kisah Miris Penjaga Kantin Sekolah Penderita Tumor di Karimun (16486)
zoom-in-whitePerbesar
Pihak keluarga saat menunjukkan hasil scan kepada Kepripedia.com
Nasib malang dialami Aryanti (43 tahun), warga RT 02 RW 03, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun. Wanita paruh baya ini mengidap penyakit tumor usus yang perlu mendapat penanganan serius.
ADVERTISEMENT
Sehari-harinya, Aryanti bersama sang suami bekerja sebagai pedagang di kantin SMP Negeri Binaan Tebing, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.
Kini, ia hanya bisa terbaring lemah menahan rasa sakit yang dialaminya. Ibu dari enam orang anak ini sangat memerlukan bantuan namun terkendala beban biaya untuk berobat.
Pihak keluarga hanya bisa membawa Aryanti berobat ke Puskesmas, upaya itu masih belum berhasil memperbaiki keadaan perutnya yang semakin hari kian membesar.
Kisah Miris Penjaga Kantin Sekolah Penderita Tumor di Karimun (16487)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi perut Aryanti yang kian membesar.
"Kami hanya bisa membawanya berobat biasa ke puskesmas karena tidak punya BPJS dan KIS. Hingga beberapa waktu lalu kita bawa berobat ke salah satu dokter praktik dan disarankan untuk scan ke Rumah Sakit," ujar suami Aryanti, Budi Sunarianto (46 tahun), kepada Kepripedia, Selasa sore (6/8).
ADVERTISEMENT
Menurut hasil scan tersebut, Aryanti telah mengidap penyakit tumor usus yang sudah menyebar ke bagian lever sehingga perlu ditangani secara serius.
"Awalnya sakit perut biasa, lama kelamaan perut membesar. Keluhannya sekarang kalau bergerak sesak napas, jika makan perut perih seperti di-cucuk-cucuk. Makanya, tidak makan nasi sejak dua minggu, hanya bisa makan sereal dan minum jus saja," katanya.
Dari hasil scan yang dilakukan, pihak keluarga berencana membawa Aryanti untuk mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit Otorita Batam.
"Jadi BPJS keluar dan selesai diurus setelah hasil scan dari RSUD Muhammad Sani keluar. Selanjutnya, kami pihak keluarga akan membawa ke Batam besok, Rabu (7/8)," jelasnya.
Mari menyisihkan sedikit rezeki kepada yang membutuhkan.
Hubungi:
ADVERTISEMENT
Budi Sunarianto (Suami Aryanti), nomor ponsel: 082287548439.
Penulis: Khairul S Editor: Wak JK
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020