News
·
7 Mei 2021 13:56

KPK Periksa 5 Saksi di Malang Terkait Kasus Cukai Rokok di Bintan

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
KPK Periksa 5 Saksi di Malang Terkait Kasus Cukai Rokok di Bintan (255178)
searchPerbesar
Mapolresta Malang Kota. Foto: Istimewa
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi (TPK) pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 - 2018, Jumat (7/5).
ADVERTISEMENT
Pemeriksaan kali ini merupakan lanjutan pemeriksaan terhadap para saksi yang berada di Kota Malang, Jawa Timur.
"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polresta Malang Kota di Jalan Jaksa Agung Suprapto No.19, Kota Malang, Jawa Timur," ungkap Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada kepripedia.
Ali menerangkan, kelima saksi tersebut merupakan dari pihak perusahaan rokok yang berada di Jawa Timur. Adapun Kelima saksi tersebut yakni
  1. Rudy Noerharyadi selaku Direktur Utama PR. Tri Tunggal Ind;
  2. Sony Ismantho selaku Direktur Utama PT Gudang Baru Berkah;
  3. Weka Senjadi Oktabryyana selaku Supervisor Cukai PR. Sinar Mahkota Mas;
  4. Rezano Raharjo selaku Direktur PT Pura Perkasa Jaya; dan
  5. Sulemi selaku Kabag Administrasi PT Karya Timur Prima.
Namun, Ali belum membeberkan secara detil keterkaitan para saksi tersebut terhadap kasus pengaturan cukai rokok di Kabupaten Bintan yang tengah diusut lembaga anti rasuah itu.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, pada Rabu (5/5) KPK juga telah memeriksa 4 orang saksi di Polresta Malang terkait kasus yang sama. Ke empat orang tersebut yakni:
  1. Hermawan Lesmana selaku Direktur PT. Cakra Guna Cipta
  2. Iwan Firdaus selaku Pimpinan PR. Delta Makmur dan Wakil Pimpinan PR. Cemara Mas
  3. Joko Triyanto Kepala Bagian Marketing PR. Bintang Sayap Insan
  4. 4.Nur Muhammad Zen Direktur Utama PT. Mustika Internasional
***

Simak video menarik dari kepripedia