Food & Travel
·
10 Mei 2021 16:00

Lebaran Tiba, Tabel Mando Natuna Bikin Rindu Kampung Halaman

Konten ini diproduksi oleh kepripedia
Lebaran Tiba, Tabel Mando Natuna Bikin Rindu Kampung Halaman (221067)
Tabel Mando, pizza-nya Natuna yang gurih dan lezat. (Foto: warisanbudaya.kemdikbud.go.id)
Lebaran tiba, kebersamaan berkumpul bersama keluarga sangatlah dinanti. Tak hanya itu, menjamu selera dengan berbagai hidangan menjadi hal yang sangat sayang jika dilewatkan.
ADVERTISEMENT
Tahun ini memang terbilang hambar, karena larangan mudik diberlakukan oleh Pemerintah. Yang tadinya perjalanan diperbolehkan untuk se-Kepri, juga tidak dibenarkan karena kasus COVID-19 yang mendadak bertambah. Niat mencicipi kuliner di kampung bersama sanak saudara pun jadi tinggal bayangan saja.
Apalagi yang mudiknya ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Salah satu Kepulauan terluar di Indonesia yang memiliki keindahan alam yang menawan. Ragam kuliner yang menggugah selera juga jadi kerinduan tersendiri saat mudik lebaran.
Makanan khas melayu jadi penggugah selera di Kabupaten Natuna dan mempunyai daya tarik tersendiri, karena sebagian besar daerah ini merupakan lautan menjadikan hampir semua kuliner di Kabupaten ini berbahan dasar hasil laut dan sagu.
Salah satunya yakni Tabel Mando, makanan yang begitu khas untuk masyarakat Natuna. Menggunakan bahan dasar sagu butir mentah dengan berbagai bumbu yang membuatnya gurih dan enak disantap.
ADVERTISEMENT
Bentuknya bulat besar dan agak pipih seperti pizza. Bahannya merupakan campuran dari berbagai makanan laut seperti daging ikan tongkol, ikan tuna, kepiting, atau bahkan gurita. Setelahnya, dicampur dengan sagu butir dan kelapa muda parut yang gurih. Cara masaknya mirip dengan martabak, menggunakan sedikit minyak dan dipanggang hingga matang.
Makanan bergizi ini sudah ada sejak dulu. Menjadi makanan pengganti disaat cuaca sedang tidak bersahabat. Misalnya pada musim Utara yang anginnya kencang. Masyarakat akan kesulitan sembako yang didatangkan dari luar Natuna, karena gelombang tinggi. Untuk bisa tetap bertahan dengan sumber yang ada, akhirnya masyarakat membuat makanan pokok pengganti. Antara lain Tabel Arok dan Tabel Mando.
Salah satu anggota Komuntias Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Natuna, Kiki Firdaus mengatakan Table Mandi sangat enak dimakan saat hangat. Apalagi, sambil menyeruput teh hangat.
ADVERTISEMENT
“Bisa bikin ketagihan. Kalau rasanya sih mungkin mirip-mirip kerak telornya Betawi ya. Tapi yang di Natuna ini lebih renyah. Rasanya gurih, nikmat, dan lezat. Apalagi ada campuran tongkol asap atau tuna asap. Aroma dan rasanya sudah pasti enak,” ucapnya.
Kiki menjelaskan saat menyambangi Natuna, tidak bisa menemui makanan khas yang sederhana namun bergizi ini di warung makan yang ada. Karena merupakan makanan rumahan. Hanya bisa kita temui di rumah tangga saja.
“Jadi kami sarankan kalau ke Natuna minta tour guide kita untuk mencarikan. Atau kalau perlu sekaligus melihat proses pembuatannya,” tambahnya.
Resep Tabel Mando
Resep dan cara membuat Tabel Mando sangat mudah. Bahan-bahannya pun cukup mudah didapat. Simak infonya di bawah ini.
ADVERTISEMENT
Bahan-bahan antara lain:
  • Sagu mentah
  • Kelapa
  • Ikan tongkol/tuna asap
  • Bawang merah
  • Garam
  • Cabai rawit (kalau suka pedas)
Cara Membuat:
Cara membuat Tabel Mando sangat mudah. Pertama siapkan seluruh bahan seperti parutan kelapa, dan potong kecil-kecil ikan tongkol atau tuna. Lalu, tumbuk halus bersama bawang, cabai, dan garam. Setelah itu, sangrai sagu. Masukkan semua bahan tadi kedalam sagu yang disangrai. Campur merata sampat berbentuk bulat pipih. Dibalik agar matangnya merata. Angkat dan hidangkan.